Hilirisasi Aspal Buton di Karawang Tuai Sorotan, Abu Hasan: Para Tokoh dan Gubernur Harus Suarakan ke Pusat

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Polemik hilirisasi aspal Buton di Kota Karawang, Provinsi Jawa Barat, menuai sorotan luas dari masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya wilayah jazirah Buton, Selasa (5/5/2026).

Sorotan tersebut mencuat setelah pelaksanaan groundbreaking proyek hilirisasi di Karawang pada Rabu (29/4/2026). Sejumlah tokoh daerah, di antaranya Basiran dan Ruslan Buton, bersama organisasi kemahasiswaan, menyuarakan keberatan atas lokasi pembangunan yang dinilai jauh dari sumber bahan baku.

Mereka menginginkan agar hilirisasi aspal Buton dipusatkan di wilayah Kepulauan Buton guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Menurut mereka, langkah tersebut sejalan dengan semangat otonomi daerah dan pemerataan pembangunan.

Mantan Bupati Buton Utara, Abu Hasan, turut menanggapi polemik ini. Ia menilai aspirasi masyarakat perlu diperjuangkan secara terstruktur melalui jalur resmi pemerintah daerah hingga ke tingkat pusat.

“Baiknya aspirasi terkait pemusatan hilirisasi aspal Buton ini disuarakan oleh tokoh-tokoh Buton bersama Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, untuk dibawa ke pemerintah pusat,” ujar Abu Hasan.

Ia menjelaskan, tujuan utama hilirisasi adalah meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, dalam hal ini aspal Buton, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Oleh karena itu, menurutnya, lokasi industri pengolahan seharusnya berada dekat dengan sumber bahan baku.

Abu Hasan menambahkan, wilayah Kepulauan Buton memiliki potensi cadangan aspal yang besar, tersebar di beberapa daerah seperti Kabupaten Buton, Buton Selatan, dan Buton Utara. Dengan demikian, pembangunan pabrik pemurnian dari bahan mentah menjadi produk jadi dinilai lebih ideal jika dipusatkan di kawasan tersebut.

“Kalau hilirisasi ingin benar-benar berdampak bagi masyarakat lokal, maka seluruh proses pengolahan aspal sebaiknya dilakukan di wilayah Kepulauan Buton,” tegasnya.

Polemik ini diperkirakan masih akan terus bergulir seiring dorongan berbagai pihak agar kebijakan hilirisasi dapat memberikan manfaat maksimal bagi daerah penghasil. (**)

Comment