KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sesosok mayat pria bernama La Sihada, warga Kelurahan Lapolea, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, ditemukan mengapung di bawah Jembatan Bahteramas, Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (3/2/2026).
Penemuan mayat tersebut dibenarkan oleh Kapolsek KP3 Kendari, AKP La Ode Hasmi Hamzah. Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga terjatuh ke laut secara tidak sengaja.
“Ditemukan mayat seorang laki-laki atas nama La Sihada di laut bawah Jembatan Bahteramas Teluk Kendari, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari. Dugaan sementara korban jatuh ke laut,” ujar AKP La Ode Hasmi Hamzah.
Menurut kronologi kejadian, penemuan mayat bermula saat seorang saksi bernama Irfan yang sedang menunggu temannya di pinggir laut bawah Jembatan Bahteramas.
Saat duduk di lokasi tersebut, saksi melihat seorang laki-laki mengapung dalam posisi telungkup, mengenakan kaus hitam dan celana pendek hitam, dalam keadaan tidak bergerak.
Saksi kemudian memberitahukan temuan itu kepada saksi lain bernama Miki (33), warga Kelurahan Gunung Jati, Kota Kendari. Setelah memastikan kondisi korban, Miki langsung turun ke laut untuk mengevakuasi korban ke pinggir laut bawah jembatan.
Sekitar pukul 13.45 WITA, keluarga korban tiba di lokasi, yakni anak kandung korban bernama Isnawati (29) bersama suaminya, Rian (29). Keduanya membantu proses pengangkatan jenazah dari pinggir laut bawah Jembatan Bahteramas.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke rumah keluarga yang beralamat di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, menggunakan ambulans milik Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kendari.
AKP La Ode Hasmi Hamzah menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan dan pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. Pihak keluarga korban juga menolak dilakukan visum et repertum maupun autopsi terhadap jenazah. (**)
Comment