KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan tiga anak remaja akibat terlibat tawuran di lorong PDAM Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Selasa (20/1/2026).
Tim Patroli mengamankan tiga remaja tersebut setelah mendapatkan informasi dari warga setempat, bahwa mereka sedang berkumpul di salah satu rumah warga.
Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita menjelaskan bahwa remaja tersebut terlihat memiliki senjata tajam (sajam) berupa parang, gosir dan celurit.
“Menurut warga mereka sambil membawa beberapa senjata tajam parang, gosir dan celurit yang sudah dimodifikasi,” kata Boy.
Pada Tim Patroli tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan, para remaja sedang terlihat tawuran dan sempat melemparkan bom molotov kearah petugas.
“Mereka sempat melemparkan bom molotov pada saar kami mau bubarkan,” ujarnya.
Beruntung, bom tersebut tidak memberikan masalah yang serius bagi para petugas. Tim Patroli segera mengamankan mereka ke Mapolsek Poasia untuk dilakukan pembinaan.
Selanjutnya, ketiga remaja tersebut akan menjalani proses pembinaan oleh pihak kepolisian dengan melibatkan orang tua guna mencegah terulangnya aksi serupa serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah tersebut.(**)
Comment