MUNA, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna melaksanakan pelantikan jabatan administrator, pengawas, dan fungsional pada Jumat (5/12/2025) sore.
Pelantikan dipimpin oleh Wakil Bupati Muna Laode Asrafil, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Muna dan dihadiri oleh Asisten, sejumlah Kepala OPD, serta Camat di lingkup Pemkab Muna.
Wakil Bupati Laode Asrafil menyerukan kepada para pejabat yang baru dilantik agar langsung bekerja di wilayah masing-masing dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kurangi diskusi, perbanyak eksekusi. Camat dan Lurah merupakan ujung tombak pemerintah, lakukan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Wabup juga menekankan agar bekerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan menjauhi perilaku korupsi. “Para pejabat juga harus loyal kepada pemerintah, bangsa, dan negara; mampu berkolaborasi dengan seluruh pihak; serta menciptakan kondisi harmonis di tempat masing-masing,” tegas mantan Kepala BPN Kediri tersebut.
Ia berharap para pejabat melaksanakan visi dan misi Pemkab Muna, antara lain program pertanian, perkebunan, dan perikanan. “Kita harus kompak dan bersatu, sehingga program pemerintah dapat berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Muna Hidayat Ardi Ponto menyampaikan bahwa pelantikan hari ini sesuai dengan pertimbangan teknis (pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Hari ini hanya beberapa orang saja. InsyaAllah, untuk pelantikan berikutnya kita menunggu pertek dan jalankan prosesnya sesuai aturan,” ungkapnya.
Adapun nama-nama yang dilantik sebagai berikut:
Sekretaris Badan:
1. La Saleha (Sekretaris Badan Pendapatan Daerah)
2. La Mberi (Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah)
Camat:
1. Kartiani (Camat Towea)
2. Sujalil (Camat Bone)
3. Rosdia (Camat Duruka)
4. Wa Ode Ope (Camat Napabalano)
5. La Ode Muhamad Syamrin (Camat Parigi)
6. Tarsan Guluhi (Camat Kabangka)
Lurah:
1. Dian Adzania Fitriani (Lurah Raha I)
2. Andi Mai (Lurah Wamponiki)
3. Yuliana (Lurah Butung-Butung)
4. Wa Ode Sitti Yonani Rahman (Lurah Sidodadi)
5. Ikrar Wahid (Lurah Wapunto)
6. Cahya Tamsil (Lurah Napabalano)
7. Wa Halima (Lurah Tampo)
8. Wa Adu (Lurah Kontumolepe)
9. Wa Ode Maulid (Lurah Walambenowite)
10. La Tiri (Lurah Kolasa)
11. Laode Hasan Lumra (Lurah Wasolangka).(**)
Comment