KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar secara resmi menunda pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) yang semula dijadwalkan pada 26 Oktober 2025.
Penundaan ini bukan disebabkan oleh masalah internal atau eksternal partai, melainkan karena Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, berkeinginan untuk hadir langsung dalam acara tersebut.
Menurut Sekretaris Musda XI Golkar Sultra, Abu Hasan, Ketua Umum saat ini sedang mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja di luar negeri. Kehadiran Bahlil Lahadalia sebagai putra daerah Sultra menjadi alasan subjektif yang kuat untuk menunda acara tersebut.
Abu Hasan juga membantah isu bahwa penundaan ini disebabkan oleh kondisi internal Golkar yang tidak kondusif. Ia menegaskan bahwa kondisi internal partai saat ini stabil dan dinamika yang ada dapat diatasi oleh pengurus dan panitia.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sultra, Dewiyati Tamburaka, menambahkan bahwa proses pengambilan formulir pendaftaran calon Ketua DPD I Golkar Sultra tetap berlanjut hingga 25 Oktober. Namun, pengembalian berkas akan ditunda hingga satu hari sebelum pelaksanaan Musda yang baru, sambil menunggu jadwal pasti dari DPP.
Hingga saat ini, baru satu orang yang telah mendaftar atau mengambil formulir pendaftaran. Dewiyati menyatakan bahwa masih ada kesempatan bagi kader lain untuk mendaftar, namun belum ada konfirmasi mengenai pendaftar tambahan.
Meskipun ditunda, Abu Hasan menegaskan bahwa pihaknya menghargai keputusan DPP Golkar dan siap melaksanakan Musda setelah jadwal baru ditetapkan.(**)
Comment