HUT Golkar Tercoreng: Bahlil Lahadalia Jadi Sorotan dengan Rapor Merah Menteri Terburuk

EDISIINDONESIA.id- Perayaan HUT Partai Golkar tahun ini terasa getir dengan munculnya evaluasi kinerja satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang menempatkan Ketua Umumnya, Bahlil Lahadalia, dalam posisi yang kurang menguntungkan. Bahlil, yang juga menjabat sebagai Menteri ESDM, dinilai memiliki kinerja terburuk berdasarkan survei nasional yang dilakukan oleh Center of Economic and Law Studies (Celios).

Survei yang melibatkan 1.338 responden, termasuk 120 jurnalis dari 60 media, menempatkan Bahlil di posisi buncit dengan skor -151 poin.

Peneliti Celios, Media Jayadi Askar, bahkan secara tegas merekomendasikan Bahlil sebagai menteri pertama yang perlu di-reshuffle. Hasil survei ini dirilis bertepatan dengan perayaan HUT ke-61 Partai Golkar, menjadi “kado” yang kurang sedap bagi partai tersebut.

IndoStrategi juga menyoroti persepsi negatif terhadap Bahlil yang dipicu oleh ketidakjelasan kebijakan hilirisasi, polemik investasi tambang, dan keraguan atas transparansi proyek EBT. Bahlil dinilai gagal menghadirkan hasil nyata di lapangan, meskipun sering menyampaikan retorika besar.

Temuan ini menjadi sinyal kuat bagi Presiden Prabowo untuk segera mengevaluasi kinerja para menterinya.

Rapor merah Bahlil menjadi simbol kegagalan komunikasi dan implementasi kebijakan energi, serta menjadi pengingat bagi Golkar bahwa kekuasaan tanpa kinerja akan menjadi beban politik.(edisi/rmol)

Comment