EDISIINDONESIA.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan status kasus dugaan korupsi terkait kuota haji tahun 2023-2024 ke tahap penyidikan.
Meski belum mengumumkan nama tersangka, KPK mengindikasikan bahwa mereka yang memberi perintah pembagian kuota dan penerima aliran dana terkait akan segera dijerat.
Anggota Komisi III DPR RI, Benny K. Harman, menyambut positif langkah progresif dari lembaga antirasuah tersebut.
“Senang mendengar kabar KPK mulai memperlihatkan taringnya lagi setelah lima tahun belakangan mati suri,” ujar Benny melalui akun X miliknya, Selasa (12/8/2025).
Politikus Partai Demokrat itu juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo Subianto yang sangat anti korupsi, bahkan berjanji akan mengejar para koruptor hingga ke Antartika.
“Kejar sampai ke bulan jika mereka juga sembunyi di sana,” tegasnya.
Benny menambahkan, KPK harus menjadikan sikap tegas Presiden Prabowo ini sebagai momentum awal yang baru dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
“KPK harus menjadikan sikap Presiden ini sebagai the new beginning dalam agenda memberantas korupsi, membangun Indonesia bersih,” pungkasnya.(edisi/rmol)
Comment