Pemda Muna Susun Langkah Penanganan Inflasi selama Ramadan

MUNA, EDISIINDONESIA.id – Memasuki hari ke-5 bulan ramadan 1446 hijriah, harga bahan pokok seperti beras dan komoditi cabai masih mengalami kenaikan.

Bahkan, dua komoditi kebutuhan masyarakat tersebut menempati urutan pertama penyumbang inflasi terbesar selama bulan ramadan.

Hal tersebut terpresentasi dalam rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin oleh Bupati Muna Bachrun didampingi Wakil Bupati Muna Asrafil, Kamis (6/3/2025).

Turut hadir dalam rapat itu stake holders terkait seperti pihak Bulog dan POS serta sejumlah Kepala OPD, Camat lingkup Pemerintah daerah Muna.

Bupati Muna Bachrun menekankan antara ketersedian stok dan daya beli masyarakat menjadi prioritas dalam pengendalian inflasi dibulan ramadan.

“Kita memastikan apa yang menjadi kendala dan pemicu. Dengan memperhatikan data yang jelas dan akurat,” tegasnya.

Ia juga meminta para Kepala OPD terkait bergerak cepat melakukan langkah-langkah penanganan inflasi, sehingga apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat selama ramadan dan menjelang idulfitri 2025 bisa teratasi.

Upaya Pemda Muna dalam penanganan inflasi diantaranya, operasi pasar murah,
Sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, kerjasama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, gerakan menanam, merealisasikan BTT dan dukungan transportasi dari APBD.

“Daerah harus memanfaatkan potensi peluang ditengah inflasi terutama seperti komoditi cabai merah,” timpal Bupati Muna. (**)

Comment