Celebes Concervation Center Warning Pengusaha dan Calon Kepala Daerah yang Pasang Baliho di Pohon

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Celebes Concervation Center (CCC) warning pengusaha, calon wali kota hingga calon gubernur yang memasang poster ataupun baliho dibeberapa titik di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan cara memaku pohon.

CCC mengambil sikap dengan memberi tanda yang bertuliskan ‘Tersangka Perusak Pohon’ pada baliho yang terpasang di pohon.

Ketua Bidang Riset dan Advokasi, CCC Andi Zul Kifli mengatakan hal ini pihaknya lakukan demi menjaga pohon agar tetap berfungsi dengan baik.

“Kami akan terus melakukan gerakan-gerakan untuk menghentikan para pengiklan yang menggunakan media poster dengan cara memaku pohon,baik pengusaha, calon walikota ataupun calon gubernur,” Kata Andi Zul Kifli.

Harusnya kata Andi Zul Kifli calon-calon penguasa di kota kendari maupun di sulawesi tenggara, harus mentaati aturan yang ada, apalagi tentang pemakuan pohon.

“Kami mewarning untuk para pengusaha dan calon penguasa untuk tidak lagi memaku pohon, kami akan menyurati seluruh partai politik untuk menginstruksikan kadernya untuk beriklan tanpa memaku pohon,”Tegas Andi Zul Kifli.

Senada dengan Andi Zul Kifli, Sekertaris Jendral Celebes Concervation Center, La Ode Arwan mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan surat kepada partai-partai politik yang ada di Sulawesi Tenggara.m

“Iya benar, kita akan bersurat agar poster-poster politikus tak lagi merusak pohon dan di tempatkan di tempat yang ada, sesuai dengan peraturan yang telah diatur pemerintah kota kendari,”Ujar La Ode Arwan.

La Ode Arwan berjanji bahwa pihaknya akan terus melakukan kegiatan-kegiatan edukasi dan advokasi.

“Jika calon walikota maupun calon gubernur masih memasang poster dengan memaku pohon secara ugal-ugalan, maka kami juga akan melakukan aksi-aksi agar masyarakat tidak memilih perusak pohon,”Tutup La Ode Arwan.

Diketahui aksi penempelan status tersangka perusak pohon dari Celebes Concervation Center akan terus berlanjut. (**)

Comment