BOMBANA, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar rapat koordinasi Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak di aula Kantor Bappeda, Kamis (4/4/2024).
Pj Bupati Bombana Edy Suharmanto yang membuka Rakor menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, sehingga pemenuhan hak-hak anak dipastikan terpenuhi.
“Proses terpenting dalam pengembangan Kabupaten Layak Anak yakni koordinasi seluruh stakeholder yang ada di daerah, guna memenuhi hak-hak anak yang memang harus dilakukan secara berkesinambungan,” ujarnya.
Edy menjelaskan, sebagaimana dimanahkan dalam UU 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, serta peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 tentang kebijakan kabupaten/kota layak anak, perwujudan Kabupaten Layak Anak merupakan tanggungjawab bersama.
“Sudah menjadi kewajiban kita bersama tentunya, untuk menjadikan Kabupaten Bombana sebagai kabupaten layak anak, guna menjamin pemenuhan hak anak tersebut, Pemerintah Daerah berkewajiban untuk merumuskan dan melaksanakan kebijakan di Bidang Penyelenggaraan Perlindungan Anak melalui pengembangan Kabupaten Layak Anak,” ujar Edy Suharmanto.
Lebih lanjut, Edy Suharmanto menjelaskan, anak harus mendapatkan kesempatan yang seluas luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik itu fisik, mental, sosial dan spiritual.
Disebutnya, untuk menciptakan Kabupaten Layak Anak terdapat lima klaster yang harus dipenuhi. Pertama, klaster identitas anak atas pemenuhan hak sipil dan kebebasan.
Kedua, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif. Ketiga, klaster kesehatan dan kesejahteraan dasar.
Keempat, klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dan yang terakhir klaster perlindungan khusus.
Menurutnya, untuk memenuhi target- target seluruh klaster tersebut, dibutuhkan adanya harmonisasi melalui sinergitas dan kolaborasi antar perangkat daerah, serta stakeholder terkait, sehingga target yang diharapkan dapat terealisasi dengan baik.
“Melalui dukungan partisipasi aktif maupun dukungan anggaran yang memadai, sehingga Bombana saat ini dalam hal Kabupaten Layak Anak masih berpredikat kategori inisiasi, semoga tahun ini kita bisa meraih capaian Kategori Pratama atau bahkan ke Kategori Madya,” tuturnya.
Edy Suharmanto juga meminta seluruh pihak agar dapat memberikan informasi secara rinci tentang strategi yang telah dan akan dilaksanakan, dalam mempersiapkan serta menjadikan Kabupaten Bombana sebagai Kabupaten Layak Anak nantinya. (**)
Comment