Pemerintah Pastikan Megaproyek Giant Sea Wall Tetap Berlanjut Usai Pilpres

EDISIINDONESIA.id – Megaproyek Giant Sea Wall bakal dilanjutkan setelah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam kampanye kemenangan di Eldorado Dome, Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (9/2).

“Ke depan, sudah dibahas juga dengan Bapak Presiden Bapak Joko Widodo, dan juga dengan calon presiden kita Pak Prabowo, bahwa kedepan atau tanggul raksasa utara yang akan menyelamatkan 50 juta warga kita kita akan bangun,” ujar Airlangga.

Menko Perekonomian ini mengatakan pihaknya telah melihat kondisi jalur pantai utara dari Jakarta, Subang, Indramayu, Cirebon, Semarang, yang memprihatikan. Pasalnya, di sana banyak pemukiman warga milik nelayan yang terkena banjir rob.

“Memang itu real, bahwa masyarakat kita di wilayah utara itu, hidupnya masih terancam oleh rob, dan itu setiap tahun,” ujarnya.

Menurutnya, jika banjir rob terus melanda kawasan pantai utara maka perekonomian bangsa juga ikut terancam. Oleh karena itu, dia melihat penting dilakukan pembuatan Grand Sea Wall.

“Itukan basis ekonomi kita juga terancam oleh rob. Makanya itu PR yang perlu dilanjutkan. Kita sudah menjalankan Grand Sea Wall tapi sepotong sepotong. Konsep keseluruhannya sudah ada,” ujarnya.

“Sehingga itu menjadi PR ke depan yang harus dilakukan agar masyarakat kita yang hampir 50 juta orang bergantung pada wilayah utara hidupnya mempunyai kualitas,” tutupnya. (edisi/rmol)

Comment