KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang terbagi kedalam 4 kelompok wirausaha bakal memamerkan produk mereka dalam Expo Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PKMI), di Bali, pada 15-17 November 2023 mendatang.
Produk-produk dari empat kelompok mahasiswa yang merupakan penerima bantuan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) ini diantaranya magot atau pakan ternak, olahan kopi, olahan siomay, dan keripik sagu.
Menanggapi hal tersebut, Rektor UHO Kendari, Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu mengatakan pihaknya terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh mahasiswa.
Dengan harapan, para mahasiswa khususnya yang akan mengikuti Expo PKMI di Bali, dapat terus menggali ide-ide kreatif dan bahkan bisa diperlombakan pada event-event tingkat nasional atau bahkan internasional.
“Tentunya kita sangat bersyukur, ada mahasiswa kita (UHO Kendari) yang akan berangkat ke Bali tahun ini dalam rangka Expo wirausaha,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang tim yang produknya akan dipamerkan di Bali, Muhammad Farhan Mubaraq mengatakan bahwa timnya yang beranggotakan 5 orang akan membawa produk Sago Coconut Chips (GO Chips).
Dimana, olahan tersebut merupakan keripik yang berbahan dasar kelapa dan sagu, yang mana dua bahan dasar tersebut merupakan suatu kearifan lokal di Sultra.
“Kelapa terkenal di Sultra khususnya di Kabupaten Bombana, dan sagu yang merupakan makanan tradisional di Sultra,” ungkapnya.
Sehingga dua bahan dasar tersebut menjadi ciri khas dari produk GO Chips ini.
Adapun persiapan tim GO Chips untuk kegiatan KMI yakni telah mencapai 80 persen, dan saat ini tengah persiapan pembuatan produk untuk di bawa ke Bali. GO Chips ini memiliki lima varian rasa yakni original, jagung bakar, barbeque, balado dan pedas manis.
“Untuk proses pembuatannya, kelapa yang digunakan yakni kelapa yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda,” tuturnya.
Kemudian kelapa yang digunakan di serut, lalu dioven dengan suhu 80 derajat Celcius selama 60 menit. Untuk adonan GO Chips yakni tepung sagu, tepung terigu, vanili, garam dan gula yang dicampur dengan air, lalu di aduk hingga rata.
Untuk tekstur adonannya tidak terlalu kental, namun juga tidak terlalu cair. Kelapa yang telah dioven, lalu dimasukkan ke dalam adonan, dan di goreng hingga berwarna kekuningan.
Agar bisa bertahan lama, GO Chips setelah digoreng di spinner untuk mengurangi kadar minyaknya. Lalu GO Chips dicampurkan dengan bumbu aneka rasa, setelah kadar minyaknya berkurang.
“GO Chips ini tahannya bisa sampai satu bulan, dan ke depannya untuk rasa dari GO Chips ini kita akan meraciknya sendiri,” tutupnya. (**)
Comment