Densus 88 Gerebek Rumah Terduga Teroris di Bekasi, Sita Senjata dan Bendera ISIS

BEKASI, EDISIINDONESIA.id — Satu rumah di Perumahan Anggrek Harapan, Harapan Jaya, Bekasi Utara digrebek Densus 88. Pasalnya rumah tersebut diduga ditempati oleh simpatisan ISIS. 

Juru Bicara Densus 88 AT Polri Kombes Aswin Siregar sebelumnya mengungkapkan, DE merupakan pendukung Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

DE secara aktif melakukan propaganda di media sosial. Dia juga pernah membuat unggahan dalam media sosial Facebook berupa poster digital berbahasa Arab dan Indonesia kepada pimpinan ISIS yaitu Abu Al Husain Al Husaini Al Quraysi.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengamankan sejumlah barang bukti keterlibatan DE sebagai terduga teroris. 

Dilansir dari Kompas.com, Personel Densus 88 bersenjata lengkap berjaga di depan pagar dan sebagian lainnya melakukan penggeledahan. 

Sesekali, polisi membuka pagar. Terlihat sejumlah senjata api rakitan dan amunisi dijejerkan di teras rumah karyawan salah satu badan usaha milik negara (BUMN) itu. Bukan hanya itu, bendera ISIS yang didominasi berwarna hitam dengan tulisan berbahasa Arab itu juga diamankan.

Terdapat juga beberapa buku tebal, satu laptop, sejumlah ponsel dan kamera yang diduga menjadi “alat” terduga pelaku untuk melakukan propaganda di media sosial.

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menyebut, ada sekitar 18 senjata api berbagai jenis yang ditemukan di rumah terduga teroris di Bekasi. 

“Masih dihitung, 18 itu campuran ada yang air gun yang dimodifikasi jadi senjata api, ada juga pabrikan,” kata Karyoto Selain itu juga terdapat peluru dengan jumlah yang banyak dan bendera ISIS di rumah terduga teroris itu.

“Bendera, kalau tadi saya lihat bendera ISIS,” ujarnya. 

Menurut Karyoto senjata api dan peluru-peluru yang ditemukan di rumah DE itu bisa sangat mematikan.

“Kalau bisa mengenai pas di daerah tertentu (vital),  sangat bisa mematikan,” tukasnya. (Dir/int) 

Comment