KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Buaya muara berukuran 2 meter ditemukan warga di dekat lokasi Permandian Kali Biru, Bungkutoko, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (14/7/2023) pagi.
Koordinator Tim Recue BKSDA Sultra Ashar mengatakan pihaknya langsung bertindak ketika mendapat informasi penemuan buaya tersebut dari Babinsa Bungkutoko, sekira pukul 08.00 WITA.
Ashar menceritakan awal mula penemuan buaya muara itu oleh seorang warga sekitar, saat hendak mengecek sero atau jaring ikan. Tetapi warga itu justru mendapati buaya di sero yang lokasinya tak jauh dari permandian Kali Biru tersebut.
“Laporan dari Babinsa ada buaya tertangkap di Bungkutoko yang masuk di sero (jaring ikan) Bapak Hamzah. Jadi dia melapor ke anak-anaknya untuk tangkap buaya itu, melapor ke BKSDA dan kami langsung turun ke lokasi,” bebernya.
Ia menyampaikan bahwa, rencananya buaya tersebut akan dilepas liarkan di Kecamatan Pomala Kabupaten Kolaka.
“Di sana (Pomalaa) ada mitra yang sering kami titip buaya, belum punya penangkaran tapi siap merawat,” katanya.
Namun pihaknya masih berkoordinasi dengan pimpinan BKSDA Sultra dan akan melakukan pemeriksaan kepada buaya itu, sebab warga sempat memukuli buaya.
“Untuk sementara waktu akan kami konfirmasi dengan dokter karena informasi yang kami dengar waktu mereka tangkap sempat dipukul. Jika kondisinya baik, kami langsung bawa ke lokasi penangkaran di muara,” jelasnya.
Lanjut ia menyampaikan bahwa, kemungkinan masih ada buaya induk di area sekitar penemuan buaya tersebut. Sehingga, pihaknya akan segera turun kembali untuk memantau dan meninjau kondisi di sekitar Kali Biru.
Juga akan memasang papan informasi larangan beraktivitas di sekitar area permandian. Ia mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan tidak berenang untuk beberap waktu ke depan hingga lokasi tersebut dinyatakan aman.
“Kemungkinan besar yang namanya anak pasti ada induk, tapi kami belum bisa pastikan ada berapa buaya karena yang ditemukan baru ukuran segitu. Kami imbau agar masyarakat yang sering menggunakan permandian kali biru agar berhati-hati. Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutupnya. (Irna)
Comment