JAKARTA, EDISIINDONESIA.id — Sehari sebelum Mahkamah Konstitusi memutuskan perkara gugatan pemilu proporsional terbuka, Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Yudo Margono dan Ketua MK Anwar Usman dikabarkan sempat bertemu dan ngopi bareng.
Hal tersebut terungkap dari pernyataan Sandiaga Uno di Tempo.co.
Dalam keterangan itu Sandiaga Uno mengatakan jika Presiden Jokowi sempat menyinggung terkait kepindahannya ke PPP. Kala itu saat dirinya ngopi bareng Jokowi, Panglima TNI Yudo Margono dan Anwar Usman di salah satu gerai Jakarta Fair, JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu malam, 14 Juni 2023.
“Dan di saat kami ngopi, kami menikmati kopi khas Indonesia dan di sela-sela Presiden melayani ajakan swafoto dari masyarakat yang cukup histeris, Presiden sempat menanyakan tentang tugas baru di PPP,” kata Sandiaga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 15 Juni 2023
Masih dari sumber yang sama, Presiden Jokowi membantah dirinya membahas soal putusan MK tentang gugatan sistem pemilu menjadi proporsional tertutup atau coblos partai saat jalan-jalan bersama Ketua MK Anwar Usman di PRJ, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Juni 2023. Dari pantauan Tempo, presiden menghabiskan malam bersama dengan Anwar dan istrinya, Idayati, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Presiden terlihat duduk di sebuah kedai kopi dengan Anwar duduk tepat di sampingnya serta Pramono dan Yudo di depannya. Mereka terlihat duduk di kedai tersebut hingga 15 menit. Namun, presiden membantah membahas soal putusan MK saat berkumpul.
“Ada banyak orang, nggak ada (bahas keputusan MK), nggak pernah campur aduk seperti itu, nggak pernah kita,” ujar Jokowi di Pasar Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Juni 2023. (**)
Comment