KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Rombongan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) dipastikan mengalami keterlambatan tiba di Kendari pada Sabtu (3/6/2023) karena pesawat yang mereka tumpangi harus putar balik ke Makassar.
Keterlambatan kedatangan rombongan disebabkan oleh kesulitan mendarat akibat cuaca buruk yang menyebabkan jarak pandang terbatas di Bandara Haluoleo Kendari.
“Sesungguhnya pesawat telah mencoba mendarat dua kali, namun tidak berhasil,” kata Sudirman Numba, seorang penumpang Citilink dengan kode penerbangan QG 332.
Awalnya, pesawat direncanakan mendarat di Bandara Haluoleo pada pukul 7.45 WITA, namun setelah dua percobaan mendarat yang tidak berhasil, pilot memutuskan untuk kembali ke Makassar.
Pada pukul 8.11 WITA, Mursalim Thahir, seorang pengurus IKA Unhas lainnya, menjelaskan bahwa senior flight attendant, Diana, mengumumkan bahwa pesawat akan kembali ke Makassar karena tidak dapat mendarat di Bandara Haluoleo.
Pada pukul 8.42 WITA, pesawat yang dikemudikan oleh Kapten Adrianto dan copilot Cesna berhasil mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Rombongan IKA Unhas ini akan menghadiri pelantikan tujuh Ketua IKA Unhas di daerah/kota Wilayah Sulawesi Tenggara yang akan dilaksanakan secara bersamaan di Hotel Claro Kendari pada hari Ahad (4/6/2023).
Ketujuh Ketua IKA Unhas dari kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara yang akan dilantik adalah Ketua IKA Unhas Kqq, Bombana, Wakatobi, Muna, Muna Barat, Konawe Selatan, dan Kota Kendari.
Hingga pukul 9.33 WITA, pesawat masih berada di Bandara Sultan Hasanuddin untuk mengisi bahan bakar, sementara penumpang tetap berada di dalam pesawat.
Rombongan IKA Unhas yang terdiri dari sekitar 20-an orang menikmati penundaan ini dengan santai dan tenang bersama dengan puluhan penumpang lainnya.(**)
Comment