KONUT, EDISIINDONESIA.id- Banjir lumpur yang menggenang SMPN 1 Atap di Desa Puusuli, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Pemerintah daerah (Pemda) Konut memberikan sikap tegas dengan menghentikan aktivitas PT. Bumi Nikel Nusantara (BNN).
Hal itu di sampaikan oleh Bupati Konut, Ruksamin kepada awak media, setelah melaksanakan kegiatan deklarasi pencalonan dirinya menjadi 01 Sultra.
“Kami sudah hentikan aktifitas PT. BNN, karena sudah mencemari lingkungan,” kata Ruksamin, Selasa malam, (14/03/23).
Karena, lanjut orang nomor satu di Konut itu, sekalipun izinnya PT. BNN itu dari pemerintah pusat, tetapi pemerintah Konawe Utara juga punya kewenangan untuk mengatur aktifitasnya.
“Yang jelasnya kami hentikan dulu, kami punya kewenangan untuk mencabut UKL/UPLnya dan kami akan mengutuskan ke pemerintah pusat untuk mencabut izin lingkungannya,” tegas Ruksamin
Sebagai informasi, sebelumnya beredar sebuah video berdurasi 2 menit lebih, memperlihatkan lumpur berwarna merah memenuhi halaman serta ruang kelas dari SMPN 1 Atap Desa Puusuli, Kecamatan Andowia. Perekam video mengatakan, longsor yang terjadi diakibatkan oleh aktifitas penambangan PT Bumi Nikel Nusantara.(**)
Comment