MUBAR, EDISIINDONESIA.id – Penjabat Bupati Muna Barat (MUBAR) kembali melakukan rotasi dengan melantik dua pejabatnya yakni Kepala Inspektorat dan Asisten Administrasi Pembangunan dan Perekonomian dilingkup Pemerintah daerah (Pemda) Mubar.
Kepala Inspektorat diisi oleh Agustamin Sujono yang sebelumnya sebagai Asisten Administrasi Pembangunan dan Perekonomian yang saat ini diisi oleh Muh. Naazirun yang sebelumnya menjabat Kadis Kominfo Mubar.
Pelantikan dua pejabat eselon II itu, diselenggarakan, di Aula Kantor Bupati Mubar, Jumat (11/11/2022).
Pelantikan itu sesuai Surat Keputusan Bupati Muna Barat nomor: 185 tahun 2022 tentang pengangkatan dan pemberhentian jabatan pimpinan tinggi Pratama lingkup Pemkab Mubar per tanggal 11 November 2022.
Pj Bupati Mubar mengatakan rotasi kali ini bagian dari kelanjutan rotasi sebelumnya.
“Karena pelantikan inspektur harus melalui surat izin persetujuan khusus dari Dirjen Kemendagri, maka saat itu ditunda dulu sampai keluar surat itu dan suratnya itu baru keluar kemarin dan hari ini kita lantik,” ungkap Bahri.
Ia menyebut rotasi dalam sebuah organisasi atau sistem pemerintahan adalah hal biasa. Ini bertujuan untuk melakukan peningkatan kinerja dan merupakan bagian dari evaluasi.
“Rotasi hal biasa. Ini untuk meningkatkan kinerja.Tidak ada hal luar biasa disini. Satu tahun kita akan evaluasi lagi,” lanjutnya.
Selain itu, Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri itu menambahkan setelah pelantikan hari ini akan segera dilakukan lelang jabatan pada 9 jabatan yang saat ini diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
“Dengan pelantikan ini kepala BKPSDM agar segera melakukan lelang jabatan untuk jabatan Sekwan, PUPR, DPKAD, Dispenda, Dinas Pemukiman, Kesbangpol, Dishub, Kominfo, BPMD.
Hari ini saya sudah tanda tangani rencana pengadaanya untuk segera diajukan di KASN,” tuturnya.
Dalam lelang itu kata Bahri, pihaknya melibatkan asesor center dari Mabes Polri.
“Silahkan diikuti bagi yang sudah memenuhi syarat. Ini nanti akan ada promosi jabatan artinya kalau jabatan eselon 2 diisi dengan pejabat eselon 3 maka akan ada kekosongan jabatan eselon 3 dan ini potensi ada yang naik jabatan begitu juga staf bisa naik di eselon 4 apalagi akhir tahun ini ada 16 pejabat yang akan pensiun untuk eselon 3 dan 4,” jelasnya.
Dalam mutasi kedepan Bahri telah memetakan ASN Mubar yang tersebar pada tiga wilayah besar.
“Saat ini sedang menyusun rencana mutasi untuk mengisi kekosongan itu. Saya sudah memetakan ASN Mubar dari 3 wilayah besar dalam mutasi berikutnya,” pungkasnya. (**)
Comment