MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Polres Pulau Buru mengevaluasi jasad pria yang ditemukan dibawah Jembatan Pelabuhan Ferry Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Sabtu (5/11/2022).
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Nelayan bernama Baeng Buton (40) dan rekannya Hasim (42) yang hendak memindahkan perahu miliknya dibawah Jembatan Pelabuhan Ferry Namlea, pada pukul 13.40 WIT.
Kemudian Baeng Buton melaporkan kepada anggota KP3 Brigpol Kasmer yang sedang berjaga di Pelabuhan Ferry tentang penemuan mayat tersebut. Kemudian Brigpol Kasmer melaporkan ke Polres Pulau Buru untuk dilakukan evakuasi.
Setelah itu, Kepala SPKT Bripka R. Rumkoda bersama anggota Polres Pulau Buru tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan TKP serta memasang Policeline untuk melakukan evakuasi.
Selanjutnya, dilaksanakan evakuasi jenazah oleh Tim Forensik Polres Pulau Buru bersama tim medis dari RSUD Namlea. Kemudian, mayat tersebut di bawa ke RSUD Namlea untuk dilakukan identifikasi identitas dan melakukan visum.
“Warga yang pertama kali mengetahui mau memindahkan perahu. Setelah itu langsung kami evakuasi,” kata Bripka R. Rumkoda.
Sosok mayat lelaki yang ditemukan dengan posisi telungkup mengenakan baju berwarna merah dan celana dalam tanpa celana.
Mayat pria dewasa yang ditemukan belum diketahui identitasnya, hingga kini belum diketahui penyebab kematian dari pria tersebut.
Janazah pria tersebut saat dievakuasi untuk dibawa ke RSUD Namlea menggunakan mobil ambulance.
Saat ini jenazah pria itu sudah dibawa ke RSUD Namlea, Kabupaten Buru, untuk dilakukan visum.
Untuk sementara masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Pulau Buru, agar mengetahui penyebab kematian dan identitasnya. (**)
Comment