Sijago Merah Hanguskan Rumah Warga di Desa Teposua Kolut, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

KOLUT, EDISIINDONESIA.id – Sebuah rumah milik almarhum Hamid yang ditempati Risma Yanti mengalami kebakaran di Dusun II, Desa Teposua, Kecamatan Pakue Utara, Kabupaten Kolaka Utara, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 23.00 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu unit rumah beserta seluruh isinya hangus terbakar dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Kasi Humas Polres Kolaka Utara, AIPDA Ahmad Syaiful, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan penghuni rumah, api pertama kali diketahui setelah tercium bau hangus dari bawah tangga rumah.

“Menurut keterangan Ibu Risma Yanti, ia mencium bau hangus dari bawah tangga rumah dan saat diperiksa, api sudah mulai membesar di bagian bawah rumah. Selanjutnya ia segera menghubungi saudara Faisal dan saudara Udin untuk membantu memadamkan api sekaligus menyelamatkan anaknya yang saat itu masih tertidur di dalam rumah,” ujar Ahmad Syaiful, Senin (1/6/2026).

Lebij lanjut, kata dia, saksi Faisal dan Udin mengungkapkan bahwa saat tiba di lokasi sekitar pukul 23.15 WITA, mereka melihat api sudah menyala di bagian kolong rumah yang terbuat dari kayu tersebut.

“Api terlihat berasal dari bawah kolong rumah. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada kabel yang terhubung dengan colokan mesin cuci yang berada di bawah rumah,” jelasnya.

Berdasarkan kronologi kejadian, setelah menerima informasi dari Risma Yanti, para saksi bersama warga sekitar segera berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 23.30 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WITA. Namun, seluruh bangunan rumah beserta isinya tidak dapat diselamatkan.

Selain kerugian material, kebakaran juga menimbulkan dampak nonmaterial berupa kepulan asap yang berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan, iritasi mata, serta mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Polisi menduga kebakaran disebabkan oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Pakue yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Namun untuk memastikan penyebabnya, kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut,” tutupnya. (**)

Comment