BOMBANA, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana, Sulawesi Tenggara (Sutra) terus melakukan pembenahan dalam kota.
Untuk itu, ketika mendengar kata Pasar Sentral Bombana akan terlintas dalam pikiran kita sesuatu yang kumuh, banyak sampah dan bau atau apapun pemandangan yang tak sedap. Namun, sekarang ini setelah menjadi nyaman dan bersih.
Pasal tersebut, terletak di Tadoha Mapaccing di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana.
Perubahan pasar tersebut, sejak kunjungan Penjabat Bupati Bombana, Burhanudin untuk memastikan harga pasar terjangkau dan memberikan perintah kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bertanggung jawab menata dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat Bombana.
Atas perintah tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bombana tidak tinggal diam, tetapi melakukan pembenahan terhadap Pasar Sentral Todoha Mapaccing.
Kepala Dinas PUPR Bombana, Syahrun mengatakan pihaknya sudah lakukan pengecatan dan bersihkan semua drainase yang tersumbat yang membuat bau tidak nyaman serta taman dalam pasar dengan menurunkan alat berat excavator 1 unit, truk 2 dan 1 buldoser untuk meratakan.
“Insya Allah saya akan kerjakan sesuai arahan beliau, kami tahu apa maunya beliau memberikan kenyamanan aktivitas penjual dan pembeli di dalam pasar,” kata Syahrun, Rabu (22/9/2022).
Untuk itu, dia berharap dengan berbagai upaya pembenahan kota agar dapat menarik perhatian dari investor untuk bisa masuk ke kabupaten tersebut.
“Saya berharap dalam upaya pemerintah memberikan kenyamanan dan kebersihan serta penataan kota akan memberikan daya tarik investor untuk masuk ke Bombana,” tuturnya.
Sementara itu, Kadis Perindagkop dan UKM Kabupaten Bombana, Azis Fair mengatakan pihaknya salah satu dinas teknis yang bertanggung jawab dalam penataan pasar akan mengikuti kemauan dari Pj Bupati Bombana.
“Sebagaimana pasar itu harus memberikan kenyamanan dalam bertransaksi antara penjual dan pembeli, terutama tempat harus terlihat bersih dan ruang gerak jangan terlalu sesak,” ujar dia.
Menurutnya dengan penataan ini agar tidak ada lagi pedagang yang diluar, sehingga semua akan masuk kedalam dan kedepan pihaknya akan memberikan sangsi bagi pedagang yang tidak mematuhi aturan tertulis sesuai SK penetapan kontrak.
*Dan pemilik kios yang tidak berjualan/buka kami akan tarik kembali dan berikan kepada pedagang yang mau memanfaatkannya,” tandasnya.
Sementara disisi lain, salah satu pedagang di Pasar Sentral tersebut, Ibu Rostina mengatakan dirinya merasakan perbedaan dengan bersihnya areal pasar tersebut.
“Saya merasakan perbedaan pasar yang nyaman bersih tertata dan tidak ada bau busuk yang menyengat lagi disaat kami berjualan. Sebagai pengguna pasar kini mempunyai harapan baru, agar lingkungan Pasar Sentral Tadoha Mapaccing terus tertata dan terjaga kebersihannya,” pungkasnya. (**)
Comment