Kesal Belum Dibayarkan Lahannya, Warga Andowia Demo PT BNN

KONUT, EDISIINDONESIA.id- Kesal belum di bayat lahannya, Warga Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara (Konut) melakukan aksi demonstrasi di lokasi tambang PT Bumi Nikel Nusantara (BNN).

Aksi demonstrasi dilakukan, akibat perusahaan tambang enggan membayar lahan milik warga.

Kordinator Lapangan (Korlap) Forum Masyarakat Andowia Bersatu (Formab) Hendrik dalam orasinya membeberkan berbagai pelanggan dilakukan PT BNN, dimana saat ini perusahaan itu tengah melakukan eksploitasi ore nikel di Kecamatan Andowia.

Dari hasil investigasi pihanya di Desa Puusuli, ditemukan banyak pelanggan yang dilakukan perusahaan, salah satunya PT BNN diduga melakukan penyerobotan lahan warga tanpa adanya sosialisasi kepada warga Andowia.

PT BNN juga melakukan pengrusakan lingkungan, parahnya lagi aktivitas penambangan nikel telah mencemari air bersih warga, hingga menyebabkan longsor.

“Jalan warga menjadi berlumpur akibat aktivitas pertambangan,” papar Hendrik dengan nada kecewa, Selasa (23/8).

Tidak hanya itu, PT BNN juga, sambung dia, diduga tidak mengantongi izin penggunaan jalan umum.

“Ada banyak pelanggan yang dilakukan oleh PT BNN,” cetusnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan PT BNN Ferdi saat menemui masa aksi mengatakan pihaknya hanya bisa menampung aspirasi warga.

“Saya hanya penanggung jawab disini, jadi apa yang disampaikan kami akan tampung dan akan diteruskan,” ucapnya. (**)

Comment