Pemkab Konsel Terus Dorong Program Pro Rakyat

Bupati Konsel, Surunuddin Dangga. (Foto: dok. Istimewa)

KONSEL, EDISIINDONESIA.com – Tepat pada 2 Mei 2022 lalu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) genap berusia 19 tahun. Namun pada waktu itu pun bertepatan persis dengan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Sehingga, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Konsel dimundurkan menjadi tanggal 12 Mei 2021.

“Berkah buat Konsel hari jadi Konsel bertepatan dengan Idul Fitri yakni 2 Mei. Sehingga upacara HUT Konsel kita agendakan tanggal 12 Mei. Kita tidak mungkin melakukan bersamaan dalam salat Idul fitri,” ujar Bupati Konsel, Surunuddin Dangga, Senin (9/5/2022).

Menurutnya, pada momentum usia ke-19 Konsel ini, Pemkab Konsel terus menggenjot program yang fokus pada peningkatan kesejahteraan melalui sejumlah program prioritas pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Salah satunya dengan mendorong pemanfaatan lahan pertanian dan perkebunan masyarakat, untuk peningkatan produksi ekspor.

“Pengentasan kemiskinan tidak cukup dengan membagi beras. Kita mendorong masyarakat untuk pemanfaatan lahan agar menjadi modal besar bagi masyarakat kita. Empat tahun lalu, Pemkab telah memprogramkan komoditi ekspor seperti tanaman sawit. Alhamdulillah sudah ada progres dan ada yang telah panen,” katanya.

Lebih lanjut, dalam upaya mendorong program pro rakyat, tentunya melihat industri kemasyarakatan yang didorong dengan ditopang potensi pada setiap kecamatan.

“Kalau potensinya tambak, kita dorong tambak, dimana Konsel telah mendapat suntikan revitalisasi kurang lebih 250 hektar yang akan di canangkan. Lokasinya di Desa Panggosi Kecamatan Tinanggea. Di Indonesia cuma lima Kabupaten di Sultra cuma Konsel dan Muna,” ungkapnya.

Selain potensi perikanan, sambung Bupati dua periode ini, juga mendorong sektor perkebunan dan pertanian dalam arti luas. Dengan mendorong potensi kemasyarakatan sesuai komoditi unggulan disetiap wilayah, gejolak pangan di Konsel itu tidak terjadi.

“Sebab kita telah mendorong produksi pertanian dan ketahanan pangan yang memadai. Sehingga Konsel tidak ada gejolak pangan dan inflasi. Kita telah mendorong produksi pertanian dan produksi ekspor, kedepan masyarakat kita peningkatan produksinya bisa semakin maju dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat untuk pengentasan kemiskinan,” tutup Surunuddin. (Rls)

Comment