MUBAR, EDISIINDONESIA.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan akan ‘merayu’ atau mengajak investor untuk menanamkan modalnya di daerah tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Pengembangan Iklim, Promosi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, DPMPTSP Mubar, Zailin mengatakan salah satu sektor yang memiliki prospek pengembangan investasi di daerah itu adalah disektor peternakan berupa pembangunan pabrik pakan ternak.
“Jumlah pengusaha ternak ayam potong dan ayam petelur di Mubar ini tumbuh luar biasa. Kemudian permintaan ayam potong dan ayam petelur bukan saja dari lokal Mubar, tetapi wilayah sekitarnya seperti dari Kabupaten Muna dan Buton Tengah,” ujar Zailin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/4/2022).
Lanjutnya, berdasarkan potensi yang ada, pihaknya memastikan bahwa permintaan akan pakan ternak di Mubar saat ini tentu besar.
“Dan itu disuplai dari daerah lain. Sehingga kemudian anggarannya, kalau kita hitung itu justru semakin besar. Maka kita berpikir kalau memungkinkan Mubar ini kenapa tidak ada pabrik pakan ternak di Mubar,” timpalnya.
Menurutnya, untuk memproduksi pakan ternak tersebut, bahan bakunya di Mubar tersedia cukup bahkan disebut melimpah. Mulai dari jagung kuning, cangkang kepiting dan limbah ikan.
“Penghasil jagung kuning hampir merata di Mubar. Cangkang kepiting di beberapa pulau di Mubar justru jadi limbah. Kalau pabriknya dibangun di Mubar kita punya keyakinan akan memiliki efek berganda. Harga produksi jagung kuning akan meningkat, yang tadinya limbah menjadi barang ekonomis,” tuturnya.
Zailin mengatakan untuk mewujudkan pembangunan pabrik pakan ternak ini, pihaknya meminta bantuan DPMPTSP Provinsi Sultra untuk bersama-sama mengajak investor untuk hadir di Mubar.
“Kita sedang mencari Investor. Kita sudah diskusi dengan DPMPTSP Sultra. Dan DPMPTSP Sultra siap memfasilitasi dengan calon investor. Lalu kita diskusi di Mubar duduk satu meja. Kita berkeyakinan bahwa investor akan mempertimbangkan untuk datang di sini. Sebab semua aspek pendukung, mulai aspek teknis hingga aspek sosial ekonomi tidak ada hambatan lagi,” pungkasnya. (**)
Comment