Klarifikasi: Babinsa Muna Barat Bantah Keras Dugaan Keterlibatan BBM Ilegal

MUBAR, EDISIINDONESIA – Menanggapi pemberitaan yang mengaitkan namanya dengan dugaan kepemilikan dan peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Desa Pajala, Kecamatan Maginti, Kabupaten Muna Barat, Babinsa yang disebut-sebut dalam laporan tersebut akhirnya angkat bicara. Ia memberikan klarifikasi tegas dan membantah segala tuduhan yang melibatkan dirinya dalam kasus tersebut.

Ia menegaskan secara lurus bahwa informasi yang beredar, yang menyebutkan dirinya terlibat atau memiliki hubungan apa pun dengan penyalahgunaan BBM bersubsidi, adalah tidak benar dan sama sekali tidak memiliki dasar fakta yang kuat.

“Saya tegaskan dengan tegas: informasi yang menyebut BBM ilegal itu milik saya, atau mengaitkan nama saya dalam kegiatan tersebut, adalah tidak benar dan tidak berdasar. Sampai hari ini, tidak ada satu pun bukti nyata atau keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan atau menetapkan saya terlibat dalam perkara ini,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, setiap berita atau informasi yang disebarluaskan kepada masyarakat seharusnya dibangun di atas fakta yang jelas dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar asumsi atau dugaan yang belum teruji kebenarannya.

“Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait kasus ini. Namun, saya juga berharap seluruh pihak dapat mengedepankan asas praduga tidak bersalah, serta tidak menggiring opini publik ke arah tertentu tanpa dasar yang jelas dan sah,” tambahnya.

Ia pun meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum memiliki kepastian hukum. Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang akan disampaikan oleh pihak berwenang.

“Saya sepenuhnya mendukung aparat penegak hukum agar bekerja secara profesional, transparan, dan objektif dalam mengungkap kasus ini sampai ke akar-akarnya. Biarkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya, dan biarkan masyarakat mendapatkan informasi yang murni berdasarkan fakta di lapangan,” tegasnya.

Kronologi Pemberitaan

Sebelumnya, muncul pemberitaan dari salah satu media daring dengan judul: “8 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Belasan Ton BBM Ilegal Diduga Milik Babinsa di Muna Barat Dilepaskan”. Tulisan tersebut memuat dugaan kuat adanya keterlibatan seorang oknum Babinsa dalam jaringan peredaran BBM ilegal yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muna Barat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun penetapan hukum dari kepolisian atau instansi terkait yang membenarkan keterlibatan Babinsa sebagaimana yang disebutkan dalam laporan awal tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tetap bersikap kritis dan menunggu hasil penyelidikan resmi sebelum mengambil kesimpulan.(**)

Comment