Dua Unit Motor Hangus dalam Kebakaran Rumah di Koltim, Kerugian Capai Rp200 Juta

KOLTIM, EDISIINDONESIA.id – Satu unit rumah kayu milik warga di Desa Orawa, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), hangus dilalap si jago merah pada Minggu (28/12/2025) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WITA. Rumah yang terbakar diketahui milik Bakri L (58), seorang petani yang berdomisili di Dusun I Desa Orawa, Kecamatan Tirawuta.

Kasi Humas Polres Koltim IPTU Irfan menjelaskan saksi bernama Pariono (34) sedang berada di teras rumah sambil menelpon tiba-tiba secara tiba-tiba mendengar teriakan “kebakaran” dari warga.

“Menurut keterangan saksi Pariono awalnya saksi sementara menelpon dldi teras rumah, tiba tiba ia mendengar ada orang berteriak kebakaran,” jelasnya.

Irfan mengatakan Pariono lalu lari menuju belakang rumah dan melihat asap tebal diruang tengah. Ia pun segera berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya, namun tidak sampai berhasil.

Kemudian Pariono lari kedepan rumah untuk mengamankan beberapa barang. Namun sialnya didepan ruangan telah mengalami kebakaran.

“Kemudian saksi pergi kedepan untuk mengambil barang namun setelah sampai di depan ruangan depan sudah terbakar,” katanya.

Sekitar pukul 12.30 WITA, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kolaka Timur tiba di lokasi. Namun, saat itu kondisi rumah sudah roboh. Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 Wita.

Akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian materiil berupa satu unit sepeda motor Yamaha Fino, satu unit sepeda motor Suzuki Shogun 125, satu unit sepeda listrik, uang tunai sebesar Rp8 juta, lima lemari pakaian, dua set kursi sofa, satu unit kulkas, satu unit mesin cuci, lima sertifikat tanah, ijazah, serta satu unit rumah kayu.

Total kerugian akibat peristiwa kebakaran ini diperkirakan mencapai kurang lebih Rp200 juta. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam pendataan lebih lanjut oleh pihak terkait. (**)

Comment