KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, memimpin rapat koordinasi membahas kesiapan titik pantau dalam rangka Penilaian Adipura Tahun 2025.
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, Asisten I Maman Firmansyah, Asisten III Imran Ismail, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Hj. Erlis Sadya Kencana.
Kegiatan ini juga diikuti oleh para camat, lurah, kepala OPD, dan pejabat teknis terkait di lingkup Pemerintah Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk bersama-sama membahas langkah strategis menuju Kota Kendari sebagai peraih Adipura 2025.
“Alhamdulillah, kita semua diberi kesehatan untuk membahas persiapan penilaian Adipura. Ini merupakan momentum penting agar Kendari kembali meraih penghargaan bergengsi seperti yang pernah kita capai pada tahun 2015,” ujarnya.
Sudirman menjelaskan bahwa target pemerintah bukan hanya meraih kembali penghargaan Adipura, tetapi juga Adipura Kencana, kategori tertinggi dalam penilaian kebersihan dan pengelolaan lingkungan kota.
Ia menegaskan, untuk mencapai target tersebut dibutuhkan koordinasi lintas sektor serta kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menyoroti adanya perubahan mekanisme penilaian dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penilaian tahun ini disebut akan lebih ketat, bahkan Menteri berpotensi turun langsung meninjau kondisi lapangan.
“Tim penilai kini sangat berhati-hati, karena bila kondisi lapangan tidak sesuai dengan laporan, konsekuensinya bisa berat bagi pihak penilai. Maka dari itu, kita harus pastikan semuanya sesuai standar,” tegasnya.
Sudirman juga menyampaikan bahwa hasil penilaian Adipura diperkirakan akan diumumkan pada Desember hingga Februari 2025, dan berharap Kendari dapat membawa pulang piala Adipura Kencana sebagai simbol komitmen terhadap kebersihan dan lingkungan berkelanjutan.
Sementara itu, Sekda Kota Kendari Amir Hasan mengingatkan seluruh perangkat daerah agar memperhatikan titik-titik pantau yang menjadi fokus penilaian.
“Kita harus kerja cepat dan tepat. Semua camat dan lurah harus aktif memantau wilayah masing-masing,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala DLHK Hj. Erlis Sadya Kencana memaparkan secara teknis area yang menjadi prioritas pemantauan dan pembersihan.
Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan lestari.
Rapat yang berlangsung penuh semangat tersebut ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan Kota Kendari menghadapi penilaian Adipura 2025, sekaligus menumbuhkan budaya kebersihan di tengah masyarakat.(**)
Comment