KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, resmi melantik 161 pejabat dari berbagai tingkatan, mulai dari administrator, pengawas, fungsional, camat, lurah, hingga kepala puskesmas. Acara pelantikan berlangsung meriah di Aula Teporombua pada hari Jumat (26/9/2025).
Dalam pidatonya, Wali Kota Siska Karina Imran menekankan bahwa jabatan yang diemban bukanlah sekadar simbol, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab penuh.
“Pelantikan ini adalah cerminan kepercayaan sekaligus tantangan. Saya mengharapkan seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, bersikap ramah, dan humanis dalam melayani masyarakat,” tegasnya.
Wali Kota Siska juga menyoroti pentingnya integritas, terutama bagi pejabat yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, seperti camat, lurah, dan staf di Badan Pendapatan Daerah (Bappenda).
Beliau mengingatkan agar tidak ada praktik penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan masyarakat.
“Saya tidak akan mentolerir siapapun yang terbukti menyalahgunakan jabatan, bahkan jika itu adalah keluarga saya sendiri,” ujarnya dengan nada serius.
Terkait pengawasan kinerja, Wali Kota berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat, namun dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan.
“Kita harus berhati-hati dalam menindak pegawai berdasarkan laporan sepihak. Setiap laporan harus diverifikasi secara seksama agar keputusan yang diambil benar-benar adil,” jelasnya.
Secara khusus, Wali Kota Siska menyoroti peran penting kepala puskesmas yang baru dilantik. Beliau meminta agar kualitas pelayanan kesehatan ditingkatkan, kerja sama dengan lurah, RT, dan RW diperkuat, serta dukungan aktif terhadap program pemeriksaan kesehatan gratis yang saat ini baru menjangkau sebagian kecil masyarakat Kendari.
Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya serah terima jabatan yang baik agar setiap pejabat dapat memulai tugas dengan jelas dan tanpa beban masalah administrasi dari pendahulunya.
“Mulai hari ini, semua pejabat harus bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Jangan hanya menunggu perintah, tetapi proaktif dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa proses pelantikan ini dilakukan melalui seleksi ketat dan tanpa intervensi. Jabatan diberikan berdasarkan kompetensi, bukan karena kedekatan atau hubungan keluarga. Beliau mencontohkan penunjukan pejabat dekatnya yang baru dilantik setelah melalui masa uji coba selama tujuh bulan.
“Ini adalah bukti bahwa saya tidak sembarangan dalam menunjuk pejabat. Semua harus profesional, karena jabatan adalah amanah rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Menutup pidatonya, Wali Kota Siska mengingatkan seluruh pejabat untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga kualitas pelayanan publik, dan meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
“Jika dalam satu bulan tidak ada perkembangan yang signifikan, saya tidak akan ragu untuk mengganti pejabat tersebut. Saya ingin birokrasi di Kota Kendari diisi oleh orang-orang berkualitas, bukan orang-orang yang hanya sekadar mengisi jabatan,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen ASN Kota Kendari dalam memberikan pelayanan terbaik, meningkatkan disiplin, serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.(**)
Comment