JAKARTA, EDISIINDONESIA.id– Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) mengadakan audiensi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Jakarta pada hari Jumat, 19 September 2025, untuk membahas peningkatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Pertemuan ini menjadi wadah bagi para wali kota untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan daerah.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, yang juga merupakan Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) VI APEKSI, turut hadir dan menyoroti pentingnya Dana Transfer ke Daerah (TKD). Menurutnya, pemerintah pusat perlu merancang kebijakan yang lebih terukur dan responsif terhadap kebutuhan daerah.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat menyusun perencanaan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing kota, sehingga memperkuat hubungan antar kota dan meningkatkan sinergi pembangunan,” ujar Siska Karina Imran.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Dewan Pengurus APEKSI periode 2025–2030, dibahas pula mengenai harmonisasi kebijakan pusat dan daerah. Tujuannya adalah untuk memastikan pembangunan di setiap kota selaras dengan visi pembangunan nasional, sambil tetap memperhatikan kebutuhan unik masyarakat setempat.
APEKSI menekankan bahwa dana TKD bukan hanya instrumen fiskal, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
Oleh karena itu, APEKSI mendorong adanya regulasi yang jelas dan mekanisme distribusi yang adil dalam penyerapannya.
Sebelum audiensi dengan Mendagri, para wali kota juga mengadakan Rapat Gabungan Pengurus di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, sehari sebelumnya.
Forum ini digunakan untuk mengkonsolidasikan pandangan dan masukan yang kemudian disampaikan dalam pertemuan dengan pemerintah pusat.(**)
Comment