Kota Kendari Siapkan Adipura dan World Clean Up Day, Pengelolaan Sampah Baru 20 Persen

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar rapat koordinasi persiapan penilaian Adipura 2025 sekaligus menyambut World Clean Up Day.

Rapat dipimpin Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kebersihan dan pengelolaan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

“World Clean Up Day bukan seremoni, ini gerakan global. Kita tergabung dengan jutaan orang di seluruh dunia yang bergerak untuk bumi yang lebih baik,” ujarnya.

Data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) mencatat, produksi sampah di Kendari mencapai 6.302 ton per hari.

Namun, pengelolaan baru sekitar 20,59 persen, jauh dari target nasional minimal 50 persen. Dari jumlah itu, pengelolaan mandiri hanya 94,92 ton, sementara pemanfaatan TPST dan TPS3R masih rendah.

Kepala DLHK Kota Kendari, Erlis Kencana, menyebut kondisi tersebut harus menjadi alarm bersama.

“World Clean Up Day adalah momentum membangun kesadaran kolektif. Kami mendorong masyarakat memilah dan mengolah sampah mulai dari rumah,” katanya.

Dalam rapat juga dibahas titik prioritas pembersihan, seperti pasar, taman kota, fasilitas umum, sungai, pesisir pantai, sekolah, dan jalan protokol. Lurah dan camat diminta melakukan pendataan agar kegiatan lebih efektif.

Selain bersih-bersih, World Clean Up Day juga akan diisi edukasi pengelolaan sampah, meliputi sosialisasi pemilahan, pembuatan eco-enzym, hingga biopori.(**)

Comment