Turun Kedapil, Ketua DPRD: Reses Ini Harus Benar-benar Dilaksanakan Dengan Sepenuh Hati

KONKEP, EDISIINDONESIA.com- Reses masa sidang I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) telah dilaksanakan, dimulai sejak tanggal 16 hingga 20 Maret 2022.

Kunjungan Anggota Legislatif (Aleg) ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing merupakan tugas rutin yang dilaksanakan tiga tahun sekali sebagai perwujudan amanah Undang-undang.

Dari 20 Anggota DPRD Konkep yang telah melaksanakan reses di dapil masing-masing, Ketua DPRD Konkep Ishak SE adalah salah satunya, ia menyambangi Dapil III Kecamatan Wawonii Selatan dan Tenggara.

Untuk reses pertama Tahun 2022 politisi Partai Demokrat itu baru berkunjung di Kecamatan Wawonii Selatan, di sana dirinya menyambangi tiga desa yakni, desa Puuwatu, Bobolio dan desa Baku-baku.
Di sana Ishak SE, banyak berdialog dengan warga ke tiga desa, rerata warga mengusulkan pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat.

Kata politisi yang sudah menjabat dua periode sebagai wakil rakyat itu, infrastruktur menjadi hal yang dirindukan masyarakat Wawonii, kenapa demikian karena sejak sebelum Wawonii menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) Pulau Wawonii yang statusnya masih Kecamatan memang minim infrastruktur. Karena itu aspirasi masyarakat mesti disahuti dan ditindaklanjuti melalui program pembangunan daerah.

“Kalau saya pribadi reses ini harus benar-benar dilaksanakan dengan sepenuh hati bukan hanya sebatas menggugurkan kewajiban saja tetapi lebih dari itu, reses ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan tanggung jawab sosial sebagai wakil rakyat di Pemerintahan,” urainya.

Kenapa ini penting kata Putra kelahiran Langara itu, karena reses adalah sarana menyerap aspirasi konstituen sekaligus tempat di mana wakil rakyat bertatap muka secara langsung untuk mendengarkan pengaduan masyarakat terkait dengan kebutuhannya.

“Ini juga adalah pertanggung jawaban politis kita sebagai wakil mereka untuk menghubungkan antara masyarakat dan pemerintah,” katanya.

Tak hanya itu katanya reses juga adalah sarana silaturahim antara wakil rakyat dan masyarakat sehingga terjalin harmonisasi pembangunan di tingkat bawah.

“Kita ini tidak setiap hari berkunjung ke daerah pemilihan. Jadi reses ini adalah momentum yang tepat untuk merekatkan hubungan silaturahim kita kepada masyarakat sesuai daerah pemilihan masing-masing,” pungkasnya.

Pembangunan Infrastruktur Dominasi Usulan Warga Saat Reses
Di tiga titik lokasi yang dikunjungi Ketua DPRD Konkep usulan pembangunan infrastuktur masih mendominasi saat reses. Hari pertama politisi partai berlambang mercy itu menyambangi desa Puuwatu Kecamatan Wawonii Selatan.

Pertemuan tatap muka yang dilaksanakan pukul 16.30 sampai 18.00 WITA, dihadiri Kepala Desa, Sekretaris Desa (Sekdes), Perangkat Desa serta warga Desa Puuwatu. Warga desa tersebut mengusulkan pembagunan jaringan perpipaan sepanjang 1,5 kilo meter dan bantuan kelompok nelayan.

Setelah Ishak menerima aspirasi warga Desa Puuwatu, ia kemudian melanjutkan reses di Desa Wawouso Kecamatan Wawonii Selatan. Pertemuan tatap muka itu dihadiri Sekdes, perangkat desa dan warga setempat.

Warga yang penduduknya mayoritas petani itu meminta pembangunan infrastruktur di antaranya, pembangunan deuker dari jalan poros menuju desa Wawouso, bantuan bibit petani nilam dan petani sawah, talut pantai Wawouso Raya, rehabilitasi perpipaan air bersih, serta pembangunan jalan lingkar antara Wawouso dan Bobolio sepanjang 7 Kilometer.

Usai menyerap aspirasi di Desa Wawouso, hari berikutnya Putra Wawouso itu kemudian melanjutkan pertemuan di Desa Baku-baku dan Bobolio Kecamatan Wawonii Selatan pertemuan yang dimulai pukul 16.30 hingga 18.00 WITA itu secara langsung dihadiri Sekdes, perangkat desa dan warga setempat.

Aspirasi warga yang disampaikan yaitu talud pantai desa Baku-baku, Talud Pantai desa Bobolio Raya, lanjutan pagar SDN 1 Bobolio, lanjutan pagar SDN 2 Bobolio, penataan halaman SDN 1 Bobolio, penataan halaman SDN 2 Bobolio, lanjutan pagar Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), penataan halaman Puskesmas Bobolio, drainase Kelurahan Sawaea sepanjang 800 meter, penimbunan halaman pasar Kecamatan Wawonii Selatan, peningkatan jalan penghubung desa Baku-baku, dan peningkatan jalan wisata Baku-baku ke Bobolio.

Usai melaksanakan Reses Ketua DPRD Konkep, Ishak SE mengatakan bahwa aspirasi yang diusulkan warga akan disampaikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai yang menanganinya untuk diramu dalam bentuk program pembangunan.

“Usulan warga ini tetap akan kita kawal sehingga benar-benar terlaksana. Karena ada kewenangan kita di sini, apalagi saat rapat kerja dengan Organisasi Perangkat Daerah. Karena usulan ini juga menjadi tanggung jawab kita kepada konstituen,” tandasnya singkat. (Adv)

Comment