Polres dan Polda Maluku Dalami Kebakaran Kantor KPU Buru

MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Tim Identifikasi (Inafis) Sat Reskrim Polres Buru dan Polda Maluku melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca terjadinya kebakaran Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru, pada Jumat (28/2/2025) pukul 02.50 WIT dini hari.

Kehadiran Tim Inafis Polda Maluku yang dipimpin langsung oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes Pol Andri Iskandar dalam rangka membackup tim Inafis Reskrim Polres Buru.

Dalam proses olah TKP tersebut, Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang turun langsung ke Kantor KPU Kabupaten Buru untuk memastikan proses tersebut berjalan lancar.

AKBP Sulastri Sukidjang mengatakan Tim Inafis Polda Maluku telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran yang melanda kantor KPU Kabupaten Buru pada Jumat dini hari, 28 Februari 2025, sekitar pukul 02.50 WIT.

“Proses olah TKP ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi penyebab kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan kantor. Tim Inafis melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk mengumpulkan sampel dari lokasi yang terbakar dan menganalisis pola kebakaran,” ucapnya.

Orang nomor satu di Mako Polres Buru ini menjelaskan Tim Inafis Polda Maluku terdiri dari 7 orang yang dipimpin langsung oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes Pol Andri Iskandar.

“Tujuan kedatang Inafis Polda Maluku untuk membackup Inafis Polres Buru dalam melakukan olah TKP kebakaran Kantor KPU yang terjadi pada jumat dini hari tadi,” jelasnya.

Kapolres Buru meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu yang beredar di media sosial yang belum tentu kebenarannya.

“Kami berharap agar seluruh masyarakat Kabupaten Buru lebih bijak dalam menerima informasi baik dari media sosial maupun isu-isu hoax,” terangnya.

Selain itu, Mantan Kasat Lantas Polres Buru ini menegaskan kebakaran kantor KPU ini tidak memengaruhi proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan perhitungan suara ulang.

“Yang pasti surat suara PSU aman dan surat suara hitung ulang aman di gudang logistik yang dijaga oleh Polres Buru, karena gudang logistik terpisah dengan kantor yang terbakar. Jadi yang terbakar ini kantor KPU Buru bagian dalamnya ruangan-ruangan. Bukan diluar bukan satu gedung bukan gedung masih utuh memang hampir semua ruangan itu terbakar didalamnya,” tegasnya.

Polwan berpangkat dua bunga melati emas ini meminta kepada semua masyarakat yang ada di Kabupaten Buru untuk tetap menjaga situasi Kamtibmas.

“Saya minta dukungan media dengan masyarakat mari kita sama-sama kawal demokrasi ini supaya berjalan aman dan lancar. Siapapun bupatinya yang terpilih kita harus dukung,” tutupnya. (**)

Comment