Benarkah Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan? Simak Penjelasannya

Ilustrasi puasa. (Foto: dok. Freepik)

EDISIINDONESIA.com – Pernah dengar berpuasa untuk menurunkan berat badan, Apakah itu benar?

Puasa adalah praktik yang sering dilakukan karena alasan agama, tetapi puasa untuk menurunkan berat badan masih menjadi sesuatu yang baru di antara masyarakat.

Ibadah puasa Ramadan pun menjadi kesempatan berdiet untuk menurunkan berat badan.

Bagaimana tidak, sejumlah studi medis melaporkan bahwa puasa dapat mengendalikan tekanan darah hingga kadar kolesterol. Tidak heran bila menahan hawa nafsu ini disinyalir bisa menurunkan berat badan dengan sehat.

Berikut ini beberapa alasan mengapa puasa bisa menjadi alternatif untuk mengurangi berat badan seperti dikutip dari laman Hello Sehat.

  1. Detoksifikasi

Pada saat Anda berpuasa, racun yang tersimpan di lemak larut dan dikeluarkan dari tubuh. Bahkan, tubuh akan menghasilkan hormon endorfin lebih banyak setelah beberapa hari Anda berpuasa.

Endorfin merupakan hormon yang membuat Anda merasa bahagia, sehingga berdampak pada kesehatan mental yang lebih baik.

  1. Mengurangi resistensi insulin

Umumnya, penyandang obesitas memiliki rasio leptin/adiponektin plasma yang tinggi. Akibatnya, resisten insulin pun cenderung terjadi pada orang yang kelebihan berat badan.

Untungnya, puasa di bulan Ramadan dapat menurunkan kadar serum leptin, sehingga rasio leptin dan resistensi insulin ikut berkurang. Jadi, berpuasa ternyata cukup baik untuk mengontrol obesitas yang bisa menyebabkan resistensi insulin.

  1. Mengurangi risiko obesitas

Dilansir dari artikel yang dimuat dalam Journal of Fasting and Health, puasa Ramadan dapat menurunkan BMI dan lingkar pinggang secara signifikan.

Indeks massa tubuh (BMI) dan lingkar pinggang merupakan indikator untuk melihat apakah seseorang berisiko mengalami obesitas atau tidak. Bila angka kedua indikator tersebut turun, artinya berat badan pun ikut turun.

Meski begitu, diperlukan penelitian lebih lanjut bagaimana mekanisme puasa Ramadan ikut mengurangi risiko obesitas.

  1. Membakar lemak sebagai energi

Pada saat Anda berpuasa, tubuh akan mengalami perubahan, seperti asupan energi berkurang, total cairan tubuh menurun, serta kadar serum leptin, insulin, dan kortisol berubah.

Perubahan tersebut terjadi karena pola tidur yang berubah. Tak hanya itu, Anda pun tidak mendapat asupan cairan semestinya dan hanya makan pada malam hari.

Hal tersebut dapat menunda penyerapan karena lebih rendahnya pengosongan lambung dan aliran darah dibandingkan pada siang hari. Itu sebabnya, tubuh akan lebih banyak membakar lemak untuk menghasilkan energi.

  1. Meregenerasi sel kekebalan tubuh

Berpuasa juga merupakan cara efektif untuk meregenerasi sel imun atau sel kekebalan tubuh. Pasalnya, tubuh akan mencoba menyimpan energi pada saat berpuasa.

Hal tersebut dilakukan dengan mendaur ulang sel imun yang tidak dibutuhkan atau berisiko untuk rusak. Walaupun cara ini tidak secara langsung menurunkan berat badan, setidaknya puasa baik untuk meningkatkan sistem imun Anda. (**)

Sumber: Hello Sehat

Comment