KOLTIM, EDISIINDONESIA.id – Bupati Kolaka Timur (Koltim) Abdul Azis menyampaikan ucapan belasungkawa mendalam atas meninggalnya dua orang warga di Desa Ameroro, Kecamatan Tinondo.
Diketahui, dua warga tersebut tewas saat hendak memperbaiki jembatan penghubung empat dusun di Kecamatan Tinondo, Kabupaten Koltim dan 8 korban lainnya mengalami luka-luka dan lansung dilarikan ke Rumah Sakit (RS), pada Minggu (3/12/2023) lalu.
Bupati Koltim, Abdul Azis mengatakan bahwa jembatan gantung tersebut sudah cukup lama menghubungkan antar desa di Kecamatan Tinondo.
“Kemarin masyarakat yang ada di sana gotong royong untuk membenahi jembatan. Tapi pada saat sementara pembenahan itu roboh akhirnya dua orang meninggal dunia dan ada beberapa yang luka,” katanya saat ditemui di Kantor Gubernur Sultra, Senin (4/12/2023) kemarin.
Abdul Azis menyampaikan bahwa pihaknya melalui, Dinas Kesehatan Koltim termasuk Puskesmas Tinondo telah melakukan langkah-langkah dan memfasilitasi semua apa yang menjadi kebutuhan dari pihak korban.
“Maupun yang sementara perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.
“Dan hari ini juga dari Dinas PU Koltim turun ke lapangan mencek secara langsung. InsyaAllah dalam waktu dekat ini Pemerintah Daerah melakukan penanganan secara nyata ke bawah,” pungkasnya. (**)
Comment