Diserang Penyakit Pembengkakan Lutut, Gadis Asal Muna Butuh Uluran Tangan

MUNA, EDISIINDONESIA.id – Priska Adelia warga Desa Wale-Ale, Kecamatan Tongkuno Selatan (Tongsel), Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), harus berjuang melawan penyakit pembengkakan pada lututnya.

Gadis belia yang kini terpaksa putus sekolah, tidak bisa berbuat banyak melawan penyakitnya tersebut lantaran terbentur dengan biaya pengobatan.

Kepala Desa (Kades) Wale-Ale, Marten Kadenge berharap Priska Adelia mendapat pertolongan oleh Tuhan melalui tangan-tangan orang yang bersedia memberikan sedikit rezekinya untuk membantu pengobatan.

“Kami dari Pemerintah Desa setempat cuman bisa memberikan ala kadarnya untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara untuk pengobatan ke Makassar memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” ungkapnya, Selasa (17/10/2023).

Menurut Marten, warganya itu kurang lebih enam bulan terakhir ini mulai menjalani perawatan. Priska yang sebelumnya bersekolah di Panti Asuhan Yayasan Katolik Makassar terpaksa dijemput ibunya pulang ke kampung dengan niat berobat kampung.

“Dari SD hingga SMA dia (Priska) bersekolah di situ. Karena kondisi pada lututnya yang terasa tidak membaik, makanya oleh ibunya dijemput balik kekampung untuk berobat. Namun, dengan segala keterbatasan berobat hingga ke Bahteramas Kendari, tidak juga ada progres, makanya disarankan untuk dirujuk ke Makassar,” jelas mantan Panwaslu Kecamatan Tongsel itu.

Sebagai Pemerintah desa, dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang berempati dengan Priska. Dirinya juga berharap setiap uluran tangan dari para dermawan dapat membawa kesembuhan bagi Priska.

“Pemerintah daerah Muna melalui Camat sudah mengunjungi Priska. Rencanya besok kami akan ke Dinas Kesehatan membahas persoalan ini.” pungkasnya.

Bagi masyarakat Kabupaten Muna pada khususnya yang bersedia memberikan sebahagian rejeki nya dapat melalui rekening: 5043-01-023990-53-0 atas nama Petronela Hardianti Dida dengan contak persoan saudaranya 082393321375 dan 085315989225. (*)

Comment