Anggap Hina Jokowi dan IKN, Panglima Suku Dayak Kejar Rocky Gerung ke Jakarta

JAKARTA, EDISIINDONESIA.id — Panglima Jilah atau Pangalangok Jilah marah besar pada Rocky Gerung yang beberapa waktu belakangan menghina Presiden Jokowi.

Saking marahnya, Pemimpin besar pasukan merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng dari suku Dayak Kanayatn itu terbang ke Jakarta mengejar Gerung.

Jilah mengatakan, pihaknya marah atas pernyataan Rocky Gerung yang mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Setelah berada di Jakarta, beruntung Jilah memilih tak main hakim sendiri dan menuju Bareskrim Polri.

“Kami masyarakat Dayak marah. Tidak boleh ada lagi yang menghina Presiden. Presiden itu adalah simbol negara. Menghina Presiden sama saja dengan menghina negara,” kata Agustinus kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2023).

Lebih lanjut Dia juga menyatakan kemarahannya terhadap kritik atas IKN.

Menurutnya IKN adalah kebanggaan masyarakat Kalimantan.

“Kami juga tidak terima orang-orang yang mengganggu pembangunan IKN. IKN itu kebanggaan masyarakat Kalimantan,” ujarnya.

Diketahui Panglima Jilah memang cukup dekat dengan Presiden Jokowi, pada November 2022 lalu, Jilah bahkan tidak sungkan untuk meminta kuota khusus untuk pemuda Dayak masuk ke TNI dan Polri.

Jilah mengatakan pemuda Dayak memiliki mental kuat sehingga Dia berharap, dengan adanya pemuda Dayak masuk Polri dan TNI suatu saat nanti, orang Dayak juga akan menjadi jenderal di Kepolisian dan TNI. (Dir/int)

Comment