KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Mahasiswa akhir perwakilan dari masing-masing 15 fakultas di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, mengikuti seminar nasional pusat karir terkait beasiswa untuk kesuksesan karir dan pengembangan diri.
Giat yang diinisiasi oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Kewirausahaan dan Karir Mahasiswa (PK2M) ini bertempat di salah satu hotel Kota Kendari, Selasa (6/6/2023).
Rektor UHO Kendari, Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu mengatakan bahwa pihaknya ingin membuka mindset mahasiswa terkait pentingnya mempersiapkan diri setelah menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) nantinya.
“Bagaimana mempersiapkan setelah kuliah, nah itu yang coba kita berikan kepada mahasiswa seperti hari ini, karena S1 saja kan kadang-kadang tidak cukup, harus S2 atau S3 tetapi dengan biaya sendiri itu mungkin bagi kebanyakan orang susah, makanya alternatifnya mencari beasiswa,” jelasnya.
Tetapi menurutnya, masalahnya adalah pemberi beasiswa juga memberikan syarat yang harus dipenuhi. Sehingga harus dipelajari oleh mahasiswa dan dengan mengetahui syarat dan ketentuan untuk mendapatkan beasiswa, mahasiswa bisa mempersiapkan diri dengan baik.
“Dengan memenuhi semua syarat-syarat yang dibutuhkan agar mendapatkan beasiswa yang diinginkan. Hari ini kita coba memberikan itu kepada mahasiswa bahwa banyak peluang beasiswa tetapi kadang-kadang kita gugur di persyaratan administrasi,” ungkapnya.
Sehingga dengan memenuhi syarat-syarat yang dibutuhkan khususnya administrasi, mahasiswa tersebut nantinya bisa berkompetisi dengan seluruh mahasiswa yang ada seluruh Indonesia.
“Jadi kita coba berikan pembekalan, sehingga kedepannya mereka bisa melanjutkan studinya dengan baik tanpa berharap dengan biaya sendiri tetapi mencari alternatif beasiswa yang banyak disediakan baik oleh pemerintah maupun swasta,” bebernya.
Sementara itu, Kepala UPT PK2M UHO Kendari, Sarinah mengatakan bahwa giat tahunan tersebut, di dua tahun terakhir ini lebih fokus pada bagaimana memberikan support kepada mahasiswa terutama tahap akhir untuk menyelesaikan studi.
“Peserta yang ikuti perwakilan 15 fakultas dan merupakan mahasiswa tahap akhir, perwakilan dari setiap fakultas,” pungkasnya.
Untuk diketahui, hadir sebagai pembicara dalam giat ini, penerima beasiswa Ford Foundation International Fellowships Program dan Australian Award Scholarship, Hatim Albasri, penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) La Harjoprawiro.
Kemudian, penerima Beasiswa S3 Luar Negeri Dikti Dr Eng Sudarsono dan penerima beasiswa Australia Awards Scholarship (AAS) Awardee and Allison Sudrajat Prize (ASP) winner. (**)
Comment