Pilrek UHO 2026–2030 Mulai Disiapkan, Rapat Senat Dijadwalkan 30 April

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, membeberkan progres persiapan pelaksanaan Pemilihan Rektor (Pilrek) periode 2026–2030 yang saat ini tengah berjalan.

Ia mengungkapkan, panitia penyelenggara telah resmi dibentuk sejak Kamis (16/4/2026) melalui rapat senat. Hingga saat ini, struktur kepanitiaan dinilai sudah lengkap, termasuk penunjukan ketua panitia, dan mulai bekerja meski tahapan seleksi belum dimulai secara resmi.

“Panitia tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menyiapkan berbagai dokumen penting seperti draf tata cara pemilihan, persyaratan pendaftaran, serta rancangan sosialisasi,” ujar Dr. Herman, Selasa (21/4/2026).

Panitia juga diminta menjabarkan secara rinci seluruh syarat yang akan diberlakukan bagi bakal calon rektor. Seluruh draf regulasi tersebut nantinya akan dibahas dan ditetapkan secara final dalam rapat senat.

Aspek teknis yang tengah disusun meliputi format dan durasi pendaftaran, jadwal tahapan seleksi, hingga materi sosialisasi. Dr. Herman menegaskan bahwa seluruh keputusan strategis, termasuk penetapan syarat dan jadwal, sepenuhnya menjadi kewenangan senat.

“Rektor tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan sendiri. Semua harus melalui mekanisme rapat senat agar bersifat sah dan mengikat,” tegasnya.

Rapat senat yang sebelumnya direncanakan pekan ini terpaksa ditunda. Hal ini lantaran banyak anggota senat yang tengah bertugas sebagai pengawas Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Untuk memastikan kuorum dan kehadiran penuh, rapat dijadwalkan ulang pada Kamis, 30 April 2026. Jadwal tanggal 29 April tidak dapat dipilih karena bertepatan dengan agenda rapat Dewan Pengawas dan kegiatan pimpinan lainnya.

“Kehadiran lengkap anggota senat sangat penting mengingat keputusan yang diambil akan menjadi dasar seluruh tahapan Pilrek,” jelasnya.

Setelah rapat senat menetapkan jadwal resmi, panitia akan segera menyampaikan progres tersebut serta meminta pendampingan kepada kementerian terkait guna memastikan proses berjalan sesuai regulasi.

“Setiap langkah penting akan kami konsultasikan, termasuk untuk tahapan berikutnya,” tambahnya.

Usai penetapan jadwal, proses sosialisasi dan pendaftaran calon rektor akan segera dimulai sesuai timeline yang disepakati.(**)

Comment