KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Progres pembangunan rumah untuk korban kebakaran di Tempat Penampungan Akhir (TPA) Puuwatu, Kota Kendari telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung Juni 2023.
“Alhamdulillah dengan kerja keras kita semua yang bisa meyakinkan pemerintah pusat, sehingga bisa mendatangkan dana untuk pembangunan rumah korban kebakaran sekira Rp 4,5 miliar,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari, Abdul Rauf, Minggu (14/5/2023).
Meski progres baru mencapai 70 persen. Namun, ia optimis pekerjaan proyek tersebut bisa selesai tepat waktu untuk bisa segera digunakan oleh masyarakat terdampak di sekitar TPA Puuwatu.
Selain fisik bangunan, jaringan listrik dari PLN sudah mulai terpasang sehingga nantinya para korban bencana itu sudah bisa langsung menerima pasokan listrik.
“Nantinya rumah sejumlah 26 unit ini akan langsung dapat pasokan listrik, karena ini sifatnya bantuan sosial sehingga PLN juga sudah melaksanakan tugasnya,” tambahnya.
Rencananya, peresmian 26 unit rumah korban kebakaran di TPA Puuwatu tersebut akan dihadiri oleh Menteri Sosial Republik Indonesia.
Untuk diketahui, terdapat 26 unit rumah yang hangus terbakar pada 9 Juli 2022 lalu, dan saat ini sementara dibangun. (**)
Comment