KOLAKA, EDISIINDONESIA.id – Pemuda asal Kolaka ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya, diduga gegara jaringan Handphone miliknya bermasalah.
Korban diketahui, berinisial AW (21) warga Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka.
Saat dikonfirmasi awak media, Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka, IPTU Riswandi membernarkan kejadian tersebut.
“Kejadian itu bermula saat SW bersama adiknya AW dan beberapa temanya bermain handphone. Namun karena jaringan mengalami gangguan/ lambat akhirnya teman dan adiknya keluar dari rumah,” kata IPTU Riswandi kepada awak media, Senin (27/3/23)
Lanjutnya, Saat teman dan adik korban keluar, tiba-tiba SW menutup pintu dari dalam, kemudian sekitar pukul 16.10 wita, salah satu teman AW masuk kembali ke rumah melalui pintu belakang, namun dihadang oleh korban seraya menyuruhnya untuk keluar.
“Tapi teman korban menjawab, mau ambil sambun untuk mandi. Setelah itu AW kembali menyuruhnya untuk segera keluar, dan menutup pintu belakang,” jelas Riswandi.
Pada saat pukul 17.30 WITA, lebih lanjutnya Riswandi mengungkapkan, kerabat dekat korban memanggilnya untuk melaksanakan buka puasa bersama dirumahnya.
Karena tidak ada jawaban dari korban, akhirnya sang kerabat mengintip lewat jendela dan melihat AW sudah dalam keadaan tergantung dengan posisi setengah berdiri.
“Lalu kerabatnya ini memanggil tetangga lain untuk melihat kejadian tersebut,” tambah riswandi
Ia juga mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya kemudian mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti, memasang garis polisi dan berkordinasi dengan dokter di RSBG Kolaka.
“Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak keluarga terkait permintaan Visum et Revertum,” tukasnya. (**)
Comment