KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan sinkronisasi program/kegiatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Sultra, Rabu (22/2/2023).
Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sultra, Nurlena Harahap mengatakan giat tersebut dalam rangka menyelaraskan dan mensinergikan program dinas perpustakaan dan kearsipan di Provinsi Sultra.
“Karena ketika kita memulai sebuah perencanaan kegiatan, harus sinergi baik program dari Perpustakaan Nasional dan juga Arsip Nasional. Karena kami ini 2 bidangnya, yaitu bidang perpustakaan dan kearsipan,” ungkapnya.
“Jadi harus sinkron dengan program-program dari pusat, provinsi dan Kabupaten/Kota,” tambahnya.
Kata dia dalam giat tersebut, untuk bidang perpustakaan dibahas terkait beberapa program yang menjadi unggulan, salah satunya yaitu terkait layanan perpustakaan.
Dimana, layanan perpustakaan sudah harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta perlu dilakukan peningkatan jenis-jenis layanannya, bukan hanya untuk datang membaca tapi juga masyarakat bisa mengakses internet.
“Kemudian bisa melakukan diskusi di perpustakaan dan melakukan berbagai kegiatan utamanya itu transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.
Sementara untuk bidang kearsipan, dalam rangka penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pihaknya sudah mempersiapkan aplikasi Sistim informasi kearsipan dinamis (Srikandi).
Untuk diketahui, giat tersebut dihadiri Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dari 17 Kabupaten/Kota se-Sultra, beberapa OPD, sekretaris maupun kabid perpustakaan dan Kabid arsip. (**)
Comment