Jumat Curhat, Kapolsek Minta Penempatan Dokter di PKM Uepai

KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Kapolsek Lambuya IPTU Asriadi, S.Sos mendengar langsung keluhan masyarakat di Puskesmas Uepai, Desa Matahoalu, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) Jumat (20/1/2023).

Di kegiatan, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kaurbin Reskrim Polres Konawe ini didampingi Kanit Binmas Polsek Lambuya Aipda Asruddin. Hadir di Jumat Curhat tersebut, Kapus Uepai Alfred Ronald, SKM, M.Kes, kemudian Kades
Matahoalu Mislan, S.Ag, Perawat dan bidan PKM Uepai.

Pada Kegiatan Jumat Curhat kali ini, Kepala Desa (Kades) Matahoalu Mislan mempertanyakan tentang pelayanan PKM Uepai yang belum buka pelayanan kesehatan 24 jam.

“Jadi mewakili masyarakat saya pertanyakan mengapa di puskesmas ini belum ada pelayanan kesehatan 24 jam,” ujarnya.

Karena menurutnya, apabila puskesmas ini tidak buka 24 jam, nantinya apabila ada masyarakat yang akan berobat entah itu malam hari ataupun larut malam, dan saat itu ke puskesmas malah puskesmas ini tidak ada pelayanan.

“Nah ini yang akan jadi PR kita bersama bagaimana apabila ada sebagian masyarakat yang akan berobat pada malam hari ataupun larut malam, dan ke puskesmas itu tidak ada pelayanan. Ini yang mesti kita fikirkan bersama,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapus Uepai Alfred Ronald, Kapus bilang bahwa belum adanya pelayanan kesehatan 24 jam karena belum ada Surat Keputusan (SK) regulasi dari Pemerintah Daerah (Pemda) tentang pelayanan 24 jam untuk PKM Uepai.

“Takutnya kami menyalahi aturan dan SOP yang berlaku apabila tetap melaksanakan pelayanan 24 jam tersebut,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, saat ini kerja sama dan koordinasi antara Puskesmas Uepai dan Polsek Lambuya selama ini sangat baik dan sangat membantu pelaksanaan para petugas kesehatan.

Sementara itu, IPTU Asriadi mengucapkan terimakasih atas kerjasama masyarakat dalam menciptakan Siskamtibmas sehingga selalu aman dan kondusif.

“Terkait penyampaian Kapus untuk PKM Uepai belum ada pengganti Dokter yg lulus, kami minta agar segera berkoordinasi dan bersurat ke Dinkes untuk segera melaksanakan permintaan penempatan dokter di PKM Uepai,” ungkapnya. (**)

Comment