TNI Bantu Warga Membuat Tanggul Penahan Ombak.

KOLAKA, EDISIINDONESIA.id-Dalam beberapa pekan terakhir ini, cuaca ekstrim dan gelombang tinggi melanda perairan Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Gelombang tinggi juga menghantam pemukiman warga yang tinggal di pesisir pantai di desa Konaweha, kecamatan Samaturu,Kabupaten Kolaka.

Sehingga mengakibatkan, tanggul penahan ombak di daerah tersebut ambruk dan porak – poranda, setelah di hantam ombak dan gelombang tinggi.

Akibatnya, air laut terkadang masuk hingga ke pemukiman warga, dan sering terjadi banjir ROB ketika air laut pasang.

Olehnya itu, Perhatian TNI Kodim 1412 Kolaka, Koramil 1412-04 Kolaka, Sulawesi Tenggara,terhadap warga yang tinggal di pesisir pantai dan berdampak bencana banjir ROB, dan galombang tinggi.

TNI langsung mengambil tindakan dan melakukan pembuatan tanggul sementara bersama ratusan warga didesa Konaweha, agar warga yang tinggal di pesisir pantai merasa aman saat cuaca ekstrim melanda desa mereka.

Danramil 1412-04 Kolaka, Kapten.Inf.Abdul Haris mengatakan, tanggul sementara yang di buat bersama warga tersebut, terbuat dari karung dan berisikan pasir.

” untuk mencegah terjadinya abrasi disekitar pesisir pantai di desa Konaweha, yang saat ini mulai pengikisan akibat hantaman gelombang tinggi hingga naik sampai ke pemukiman warga,”paparnya.

Sementara itu, Kepala desa Konaweha Hastu mengatakan, panjang pesisir pantai di desa Konaweha berkisar kurang lebih 1 kilo meter.

” Diperkirakan panjang tanggul yang rusak saat ini berkisar 500 meter, maka dari itu, target pembuatan tanggul sementara lebih dari 500 meter,” ujarnya.

Warga pesisir pantai desa tersebut berharap, agar Pemerintah Kabupaten hingga Pemerintah Pusat, dapat memberikan perhatian khusus terhadap Desa Konaweha, yang berada tepat di pesisir pantai, yang dapat mengancam puluhan rumah ketika banjir ROB datang.(**)

Comment