KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sebanyak 27 orang anak putus sekolah mengikuti kegiatan peningkatan soft skill dan hard skill pemuda putus sekolah melalui pelatihan tecnopreneurship, di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Kegiatan yang digelar, di Desa Sambondete, Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe Utara, pada Minggu, 30 Oktober 2022.
Empat tim pelaksana dari Universitas Halu Ole (UHO) Kendari yakni, Ketua Tim Dr. Asrip Putera, SE., M.Si, Prof. Dr. Hj. Rostin, SE., M.Si, Dr. Endro Sukotjo, SE., M.Si dan Isalman, SE., M.Si.
“Jadi kegiatan ini diikuti 27 orang yang sedang pemuda Putus Sekolah tujuannya agar peningkatan kapasitas SDM dan kepercayaan diri Pemuda Putus Sekolah,” kata ketua tim, Asrip Putra.
Kegiatan tersebut mengandeng PKBM Ana Wonua yang bertugas menghadirkan pemuda putus sekolah untuk ikut pada kegiatan
Asrip Putra menyebut, kurangnya kreativitas sehingga tidak mampu menemukan ide atau gagasan usaha yang dapat dijadikan bisnis sebagai pekerjaan tetap pemuda putus sekolah.
“Kurangnya rasa percaya diri sehingga tidak mampu bersosialisasi pada masyarakat umum terlebih akan membangun jaringan pemasaran,” ucap, Asrip Putra.
Meningkatkan kreativitas pemuda putus sekolah, sehingga mampu menemukan ide/gagasan bisnis yang memiliki peluang yang dapat dijadikan usaha.
“Meningkatkan rasa percaya diri pemuda putus sekolah, agar mampu bersosialisasi dengan masyarakat umum dan membangun jaringan (networking) pemasaran dengan menggunakan media sosial dan aplikasi pemasaran lainnya,” pungkasnya. (**)
Comment