20 Personel Polri Diduga Langgar Etik Diperiksa Soal Tragedi Kanjuruhan

EDISIINDONESIA-id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan sebanyak 20 personel kepolisian diduga melakukan pelanggaran etik terkait dengan peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa keputusan tegas dari Kapolri tersebut merupakan komitmen dari institusi Korps Bhayangkara yang sejak awal untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.

“Bapak Kapolri sejak awal langsung bergerak cepat menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk bergerak cepat dan mengusut tuntas peristiwa tersebut,” kata Dedi, di Jakarta, Jumat (7/10/2022).

Dari segi pidana, kata Dedi, Polri juga telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka adalah, Direktur Utama PT LIB, AHL; Ketua Panita Pelaksana Arema FC, AH; Kabag Ops Polres Malang, Kompol WSP; Kasat Samapta Polres Malang, AKP BSA; Komandan Kompi Brimob Polda Jatim, AKP H, dan Security Officer, SS.

Dedi menyatakan, sampai dengan saat ini, tim dari Bareskrim, Polda Jawa Timur, Propam dan Itsus Polri masih terus bekerja dengan mengedepankan penyidikan Scientific Crime Investigation (SCI).

“Tentunya tim masih terus bekerja. Kami berharap masyarakat sabar dan mempercayakan sepenuhnya pengusutan perkara ini kepada kami. Sejak awal kami sudah berkomitmen untuk mengusut tuntas hal ini,” ujar Dedi.

Adapun 20 personel kepolisian yang diduga melakukan pelanggaran etik, terdiri dari enam personel Polres Malang, FH, WS, BS, BSA, SA dan WA.

Kemudian 14 personel dari Satbrimobda Jatim yaitu AW, DY, HD, US, BP, AT, CA, SP, MI, MC, YF, TF, MW dan WAL.

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan langsung ke Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Peninjuan ini, untuk mendapatkan gambaran Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 131 orang meninggal usai laga Arema Vs Persebaya pada Sabtu malam (1/10/2022).

Presiden Jokowi dalam kunjungan ini, didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali serta Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan.

“Hari ini saya datang ke Stadion Kanjuruhan di kabupaten Malang untuk mendapatkan gambaran lapangan tentang peristiwa 1 Oktober malam di sini,” ujar Jokowi dikutip kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (5/10).

Saat ini, dikatakan Jokowi, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang diketuai Menko Polhukam Mahfud MD akan bekerja melihat secara detail permasalahan yang ada dan mengungkap penyebab tragedi tersebut. (edisi/rmol)

Comment