KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Cita-cita untuk mewujudkan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai kota layak huni berbasis ekologi, informasi dan teknologi, menjadi tanggung jawab yang begitu besar.
Hal itu disampaikan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir dalam ekspose 5 tahun pembangunan Kota Kendari, di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, Senin (3/10/2022).
Ia mengatakan, untuk mewujudkan kota layak huni tidak hanya berbicara fisik saja dan tidak mungkin hanya berbicara infrastruktur saja, tetapi harus memperhatikan salah satu aspek yang tentu penting sekali yaitu aspek pendidikan.
“Karena kalau kita mengabaikan aspek manusianya semua yang kita bangun, semua yang kita wujudkan bisa jadi tidak akan memberikan efek dan manfaat besar bagi kita maupun kota yang kita banggakan ini,” ungkapnya.
Oleh karena itu, pada sektor pendidikan, selama 4 tahun terakhir pihaknya terus berupaya menghadirkan berbagai program untuk kemudian melayani masyarakat, salah satunya yaitu pihaknya mengupayakan hadirnya beasiswa bagi ratusan pelajar di setiap tahunnya.
“Alhamdulillah ini cukup dirasakan pelajar kami khususnya di tingkat SD dan SMP. Kita tau di tahun terakhir ini Pandemi COVID-19 betul-betul menjadi ujian bagi kita,” ujarnya.
“Tapi di sektor pendidikan kita terus bergerak dan justru 2 tahun selama anak-anak ini belajar online, kami hadirkan berbagai pembangunan fisik untuk kemudian mengoptimalkan nantinya ketika anak-anak kita kembali bersekolah secara offline,” tambahnya.
Bahkan, Sulkarnain juga hadir langsung di sekolah untuk memberikan motivasi-motivasi di beberapa sekolah, dimana ia bisa menyaksikan langsung optimisme anak-anak tersebut melalui interaksi untuk mengungkapkan berbagai harapan dan cita-cita mereka.
Lanjut, selain di sektor pendidikan, sebuah kota layak huni harus memiliki layanan publik yang prima. Dimana tiga tahun terakhir pihaknya mampu mewujudkan pelayanan publik yang berbasis digital, salah satunya yang dirasakan oleh masyarakat saat ini dengan menghadirkan Aplikasi NEW Laika.
“Aplikasi ini bisa melayani masyarakat dengan baik dan tidak perlu lagi melakukan antrian panjang untuk mengurus surat keterangan atau izin, bisa mengakses formulir surat keterangan dan memasukkan data permohonan kedalam sistem,” jelasnya.

Bahkan, Pemerintah Kota Kendari juga menjadi kota pertama di Indonesia yang mengimplementasikan Metaverse, yang merupakan program untuk menyambut kemajuan teknologi di masa yang akan datang, tetapi tidak meninggalkan jati diri sebagai entitas dari budaya dan tumbuh hidup di lingkungan masyarakat
Terkait kota layak huni, Sulkarnain memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak terabaikan, oleh karena itu salah satu sektor yang juga mendapatkan perhatian serius di lima tahun terakhir kepemimpinannya adalah sektor ekonomi khususnya UMKM.
Salah satu upaya itu adalah dengan memberikan wadah yang disebut Kendari Preneur, bagi para UMKM untuk saling belajar dan mendukung. Dimana, anggotanya berasal dari berbagai macam kalangan dan lintas usia.
Pemerintah Kota Kendari juga membangun, Rumah Sakit tipe D di Kecamatan Puuwatu dan membangun Puskesmas percontohan yaitu Puskesmas Kandai, bertempat di depan Pasar Sentral Kota Kendari.
“Ini sebagai salah satu bentuk pemerataan pembangunan, sehingga seluruh wilayah Kota Kendari mendapatkan porsi pembangunan yang sama,” ungkapnya.
Bukan hanya itu, Pemerintah Kota Kendari bersama DPRD juga memiliki program Kendari Terang, dimana melalui program ini dimungkinkan untuk mencegah dan menciptakan suasana yang aman dan kondusif, untuk mendukung aktifitas masyarakat di malam hari.

Pemkot juga telah memiliki 5 unit mobil operasional Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan 1 unit mobil sky lift Dinas Perhubungan Kota Kendari, ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat dalam menjaga kebersihan kota.
Kemudian ada pembangunan Jalan Lingkar Dalam atau Inner Ring Road Kota Kendari, yang tak sekedar hanya akan mengurangi kepadatan lalulintas, namun Pemerintah Kota Kendari memiliki gagasan besar untuk menjadi kota modern.
Bukan hanya itu saja, masih banyak kerja nyata dan program-program yang telah dilakukan Pemerintah Kota Kendari di 5 tahun terakhir ini, Sehingga Wali Kota Kendari menyampaikan terimakasih atas kerjasama semua pihak selama 5 tahun yang telah dilalui. (**)
Comment