KADIN Sultra Gandeng BNI Dorong UMKM Naik Kelas melalui Pembiayaan dan Literasi Keuangan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk memperkuat ekosistem usaha daerah, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan dan meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku UMKM dan pengusaha lokal meningkatkan kapasitas usaha serta memanfaatkan berbagai layanan perbankan untuk mendukung pengembangan bisnis.

Dalam pertemuan yang melibatkan sejumlah asosiasi pengusaha di Sulawesi Tenggara, KADIN menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan sektor perbankan. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Wakil Ketua KADIN Sultra, Sastra Alamsyah, mengatakan literasi keuangan menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperkuat, terutama bagi pelaku usaha yang tengah mengembangkan bisnis dari skala awal menuju kelas menengah.

“Literasi keuangan menjadi salah satu hal penting yang perlu terus diperkuat, khususnya bagi pengusaha yang sedang mengembangkan usahanya dari skala awal menuju kelas menengah,” ujar Sastra.

Menurut dia, edukasi mengenai keuangan dapat membantu pelaku usaha memahami berbagai pilihan layanan perbankan, termasuk akses pembiayaan yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha.

Dari pihak perbankan, BNI menyatakan dukungannya terhadap pengembangan UMKM dan sektor usaha di Sulawesi Tenggara. Dukungan tersebut mencakup pembiayaan, layanan transaksi perbankan, hingga berbagai instrumen investasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam keterangannya, pimpinan BNI Sulawesi Tenggara (Sultra) Johanes Didik Suprianto menyebut pihaknya menyiapkan sejumlah skema pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha sesuai kebutuhan dan kelayakan kredit.

Beberapa skema tersebut antara lain Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga Rp500 juta dan suku bunga 6 persen per tahun, BNI Wirausaha dengan plafon hingga Rp1 miliar, serta kredit SMI hingga Rp10 miliar.

Meski demikian, pemberian fasilitas kredit tetap mempertimbangkan kebutuhan, kemampuan, serta ketentuan yang berlaku di BNI.

Kolaborasi KADIN dan BNI diharapkan dapat memperluas akses informasi bagi pelaku usaha mengenai produk dan layanan perbankan. Selain pembiayaan, peningkatan pemahaman terhadap pengelolaan keuangan dinilai penting agar pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha secara lebih terencana.

KADIN Sultra juga mendorong keberlanjutan sinergi antara pelaku usaha, asosiasi, dan lembaga perbankan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi ekosistem usaha sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi UMKM di Kendari dan Sulawesi Tenggara untuk meningkatkan kapasitas dan skala bisnisnya. (**)

Comment