KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali melepas ratusan lulusan untuk memasuki dunia profesional. Sebanyak 763 wisudawan dan wisudawati mengikuti Wisuda Program Doktor ke-51, Magister ke-81, Profesi Dokter ke-46, dan Sarjana ke-114 yang berlangsung di Auditorium Mokodompit UHO, pada Sabtu (22/8/2026).
Ratusan lulusan kali ini berasal dari 14 fakultas serta Program Pascasarjana dengan beragam capaian akademik. Prosesi wisuda ini sekaligus menjadi momen bagi UHO untuk menegaskan komitmennya dalam melahirkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah.
Pelaksana Tugas Rektor UHO, Prof. Khairul Munadi, menyampaikan bahwa keberhasilan meluluskan ratusan mahasiswa tersebut merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh menghadapi tantangan, baik di tingkat nasional maupun global.
“Pencapaian ini merupakan wujud nyata komitmen Universitas Halu Oleo dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan di tingkat nasional maupun global,” ujar Prof. Khairul dalam sambutannya.
FKIP Sumbang Lulusan Terbanyak
Dari total 763 lulusan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang terbanyak dengan 255 lulusan jenjang Sarjana, disusul enam lulusan Program Magister (S2). Lulusan Sarjana FKIP mencatat rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,48 dengan masa studi rata-rata 4 tahun 1 bulan. Sementara lulusan S2 mencatatkan rata-rata IPK 3,87 dan masa studi 2 tahun 7 bulan.
Urutan berikutnya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) meluluskan 92 Sarjana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 69 Sarjana, Fakultas Teknik 46 Sarjana dan empat lulusan Diploma Tiga, serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebanyak 36 Sarjana, 10 Magister, dan empat lulusan Diploma Tiga.
Selanjutnya, Fakultas Kesehatan Masyarakat meluluskan 41 Sarjana dan empat Magister; Fakultas Ilmu Budaya 35 Sarjana; Fakultas Farmasi 33 Sarjana; Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan 25 Sarjana; Fakultas Hukum 21 Sarjana dan 10 Magister; Fakultas Pertanian 17 Sarjana dan satu Magister; Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 11 Sarjana; Fakultas Peternakan 10 Sarjana; serta Fakultas Kedokteran meluluskan lima Sarjana dan delapan lulusan Program Profesi Dokter.
Di jenjang Pascasarjana secara keseluruhan, UHO meluluskan 10 Doktor dengan rata-rata IPK 3,94 dan masa studi 3 tahun 2 bulan, serta 10 lulusan Program Magister dengan rata-rata IPK 3,79 dan masa studi 2 tahun 5 bulan.
Nur Hikmah Menyabet Gelar Lulusan Terbaik
Pada wisuda kali ini, UHO menetapkan Nur Hikmah mahasiswi Program Studi Manajemen S1, Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebagai lulusan terbaik tingkat universitas. Ia berhasil meraih IPK 3,95 dengan masa studi hanya 3 tahun 11 bulan.
Selain Nur Hikmah, apresiasi juga diberikan kepada lulusan terbaik di masing-masing program studi, antara lain:
Program Doktor: Burhanuddin (Ilmu Ekonomi), IPK 4,00, masa studi 2 tahun 5 bulan
Program Magister: Adian Takwa (Kajian Budaya), IPK 4,00, masa studi 1 tahun 5 bulan
Ni Luh Meisya Prabawati (Pendidikan Guru Sekolah Dasar): IPK 3,88
Fayun Serina (Perpustakaan dan Ilmu Informasi): IPK 3,79
Femi Sarlina (Penyuluhan Pertanian): IPK 3,92
Muh. Ikbal (Teknik Informatika): IPK 3,93
Tritanti Veronica Putri Darise (Geografi): IPK 3,78
Aulia Metik Trifoulla (Ilmu Hukum): IPK 3,82
Arsan (Perikanan Tangkap): IPK 3,62
Rifdah Nabiilah Halik (Kesehatan Masyarakat): IPK 3,95
Septi Aulia (Kedokteran): IPK 3,21
Muhammad Indra Madjid (Profesi Dokter): IPK 3,70
Genta Asratul Asraf (Peternakan): IPK 3,68
Hasdi Yanum Yuliawati (Manajemen Hutan): IPK 3,82
Muhamad Fajar Khaerunaila (Sastra Inggris): IPK 3,89
Adelia Rismawati (Farmasi): IPK 3,76
Rektor: Wisuda Bukan Akhir, Melainkan Awal Perjalanan
Dalam arahannya di hadapan para wisudawan, Prof. Khairul Munadi mengingatkan bahwa prosesi wisuda bukanlah titik akhir perjalanan, melainkan gerbang awal menghadapi kehidupan yang lebih luas. Ia meminta para lulusan untuk tidak hanya mengandalkan ijazah dan kemampuan akademik saat memasuki dunia kerja. Kemampuan beradaptasi, kreativitas, inovasi, serta integritas justru menjadi bekal utama yang dibutuhkan untuk menjawab setiap perubahan zaman.
“Perjalanan baru sesungguhnya baru dimulai setelah Saudara meninggalkan lingkungan akademik. Di tengah dinamika kehidupan dan dunia kerja, Saudara dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, kreativitas, inovasi, serta integritas yang tinggi,” tegasnya.
Prof. Khairul pun mendorong seluruh alumni UHO untuk senantiasa menjadikan belajar sebagai kebutuhan sepanjang hayat, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pasalnya, keberhasilan di dunia profesional tidak semata-mata ditentukan oleh nilai di atas kertas, melainkan kemampuan membaca peluang, mengantisipasi perubahan, dan menghadirkan solusi.
“Jadilah insan yang terus belajar dan mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” pesannya.
Lebih lanjut, ia berharap para lulusan mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tempat mereka berada.
“Dengan bekal tersebut, kami berharap Saudara mampu menghadapi berbagai tantangan, memanfaatkan peluang, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa secara berkelanjutan,” pungkas Prof. Khairul.(**)
Comment