KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Proses penjaringan pemilihan calon rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026-2030 dinyatakan ditunda, Rabu (1/7/2026).
Penundaan tersebut disampaikan oleh Ketua Senat UHO, Prof. Jamili saat ditemui beberapa awak media.
Jimili mengatakan bahwa penundaan tersebut dikarenakan adanya kekeliruan administrasi dalam pencantuman SK Senat UHO.
“Tiga calon dari sepuluh bakal calon yang telah menyampaikan visi misi tetapi setelah dicermati ada kekeliruan administrasi dari dalam pencantuman keanggotaan SK senat,” kata Jimili.
Lebih lanjut, kata dia, kekeliruan tersebut berkaitan dengan status keanggotaan salah satu anggota senat yang tercantum dalam SK.
“Seperti ini pak Profesor Doktor Santianji Bende wakil rektor bidang akademik kedudukannya itu anggota Senat ex offisio atau PAW. Ini tidak dibenarkan kata PAW ini,” ujarnya.
Atas dasar itu, Senat UHO memutuskan menunda sementara proses penjaringan calon rektor hingga perbaikan SK Senat selesai dilakukan. Setelah dokumen tersebut diperbaiki, jadwal penjaringan akan ditetapkan kembali.(**)
Untuk diketahui, bakal calon rektor UHO berjumlah sebanyak 10 orang, diantaranya:
1.Dr. Baru Sadarun, S.Pi., M.Si.
2.Prof. Dr. Edy Karno, S.Pd., M.Pd.
3.Dr. H. Herman, S.H., L.L.M.
4.Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si.
5.Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P.
6.Prof. Ma’ruf Kasim, S.Pi., M.Si., Ph.D.
7.Dr. Muliddin, S.Si., M.Si.
8.Prof. Dr. Ruslin, S.Pd., M.Si.
9.Prof. Dr. Ir. Takdir Saili, M.Si.
10.Prof. Dr. Yusuf Sabilu, M.Si.
Comment