Enam Remaja di Kendari Barat Terciduk Asik Main Judi Qiu Qiu

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sebanyak enam remaja laki-laki diamankan Tim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sulawesi Tenggara akibat kedapatan sedang bermain judi jenis qiu-qiu pada Rabu (15/4/2026).

Keenam remaja ini masing-masing berinisial SY, FR, FZ, MS, AF dan FD. Mereka diamankan di Jalan Bunga Kana Kelurahan Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari sekitar pukul 23.00 WITA.

Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara, Bripka Boy Sagita, menjelaskan penangkapan ini berawal dari laporan bahwa telah terjadi aktivitas perjudian oleh sekelompok remaja di salah satu rumah warga.

“Penangkapan tersebut bermula adanya laporan dari warga setempat kepada Tim Perintis Presisi yg melaporkan aktivitas perjudian yg dilakukan oleh sekelompok oknum remaja disalah satu rumah milik warga,” kata Boy saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2026) pagi.

Saat mendatangi lokasi dan melakukan penggeledahan, Tim Patroli menemukan uang sebesar Rp212 ribu rupiah, dua pasang kartu domino, dua pipet kaca bekas sebagai alat mengonsumsi narkoba jenis sabu, satu botol sinte dan tiga unit motor.

“Dengan mendatangi lokasi tersebut dan langsung mengamankan barang bukti uang sebesar Rp212.000, 2 pasang Kartu Domino, 2 buah pipet kaca bekas digunakan alat isap narkoba jenis sabu, 1 botol kecil narkoba jenis sinte 3 unit R2,” kata Boy.

Boy menambahkan bahwa keenam remaja tersebut masih berstatus sebagai pelajar yang saat ini masih menjalani ujian sekolah.

Selain itu, menurut keterangan para warga, aktivitas perjudian para remaja tersebut kerap terjadi ditempat yang sama.

“Menurut keterangan warga perilaku kelompok remaja tersebut yang melakukan perjudian sudah sering dilakukan di lokasi yang sama,” ujarnya.

Saat ini, keenam remaja beserta barang bukti tersebut telah diamankan di Polsek Kemaraya guna diproses berdasarkan hukum yang berlaku.

“Saat ini para pelaku dan barang bukti di serahkan ke Mapolsek Kemaraya guna proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (**)

Comment